Korban Mininggal Dunia Bertambah Jadi Enam Orang Akibat Gempa Pasbar, Pengungsi Capai 10.700 Orang

oleh -86 Dilihat

Korban meninggal dunia pasca gempa bumi bertambah menjadi enam orang di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat sampai hari ini, Selasa (1/3/2022). Sementara total pengungsi keseluruhan mencapai 10.700 orang.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pasaman Barat, Edi Murdani mengatakan, satu orang yang meninggal dunia akibat gempa tambahan hari ini, atas nama Endra Wati (51) warga Jorong Lubuak Landua Kecamatan Pasaman.

Endra Wati meninggal dunia pada hari Minggu 27 Februari 2022 sekitar pukul 07.45 WIB.

“Ada satu orang penambahan korban jiwa akibat gempa hingga hari ini jumlah korban meninggal dunia menjadi enam orang,” katanya.

Sebelumnya, lima orang korban meninggal dunia akibat gempa adalah, Neri Herawati (47) warga Jorong Pasa Lamo Kajai, Asri Dewi Lestari (24) warga Jembatan Panjang, Fatih (2) warga Jembatan Panjang, Anismar (60) warga Jorong Pasa Lamo Kajai, Lawiyah (70) warga Kampuang Pasia Kajai.

Ia mengatakan, dampak gempa dari data sementara selain korban meninggal dunia juga ada puluhan orang luka-luka, dan sekitar 500 rumah rumah mengalami kerusakan.

Sementara itu, untuk korban gempa di tenda pengungsian utama halaman kantor bupati mayoritas masih bertahan, karna masih trauma gempa susulan dan longsor gunung talamau.

“Jumlah pengungsi di posko utama ini sekitar 2.800 orang dan sebagian telah kembali kerumahnya,” katanya.

Sedangkan pengungsi lainnya masih bertahan sekitar ditenda-tenda di Kecamatan Talamau.

Total pengungsi secara keseluruhan mencapai 10.700 orang.

Sementar Pemerintah Daerah Pasaman Barat masih terus melakukan pendistribusian logistik ke korban dan tenda pengungsian yang tersebar di Kecamatan Talamau dan Kecamatan Kinali. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.