Pemkab Nias Dukung Pembentukan Ibu Kota Negara Baru

oleh -144 Dilihat

RRI Gunungsitoli bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Nias gelar dialog dalam studio dengan topik Dukungan Daerah terhadap Ibu Kota Negara (IKN) Baru yang dilksanakan di gedung RRI Gunung Gunungsitoli Jl.Desa Iraonogeba, Kota Gunungsitoli, selasa 01/03/2022.

Narasumber pada kegiatan tersebut yakni Bupati Nias Ya’atulo Gulo, S.E., S.H., M.Si, Wakil Ketua DPRD Nias Sabayuti Gulo, Pj Rektor UNIAS Eliyunus Waruwu, S.Pt., M.Si dan Kepala RRI Gunungsitoli Yohanes Eko Priyanto, M.M. yang mana pada dialog tersebut disampaikan bahwa banyak pro dan kontra terhadap keputusan Presiden RI Ir. Joko Widodo tentang pemindahan Ibu Kota Negara di kawasan kalimantan timur sesuai UU IKN No 3 Tahun 2022.

Bupati Nias menyampaikan bahwa pemindahan IKN Baru kita tetap mendukung.

” Pemindahan IKN bukan hal yang baru, dari tahun 2017 Presiden telah menugaskan Menteri BAPPENAS untuk mengkaji 3 (tiga) kemungkinan tempat ibu kota yang baru, antara lain Kaltim, Kalsel, dan Kalteng, sehingga pada tahun 2019 diputuskan untuk ditempatkan di Kalimantan Timur, keputusan tersebut kita tetap mendukung karena dilihat secara geografis, Pulau Kalimantan berada ditengah-tengah wilayah Indonesia dan tentunya akan menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru di masa yang akan datang dan menunjukkan kemajemukan Indonesia yang Bhineka Tunggal Ika, serta mempermudah Birokrasi Pemerintah”, ucap Bupati Nias

Di sisi lain Pj Rektor UNIAS Eliyunus Waruwu berpendapat pada dialog tersebut bahwa beberapa faktor pemindahan Ibu Kota Negara disebabkan oleh faktor ekonomi, politik, sosial, budaya, dan lingkungan, kalau dilihat dari segi masalah lingkungan, hampir setiap tahun Kota Jakarta mengalami banjir, inilah salah satu alasan Pemerintah Republik Indoneaia melakukan pemindahan, namun hal tersebut bukanlah hal yang mudah karena masih banyak faktor lainnya yang perlu dipertimbangkan dan diperhatikan agar keputusan pemindahan tersebut adalah tepat dan bermanfaat”, ujar Eliyunus Waruwu.

Seterusnya Menurut Bupati Nias, pemindahan IKN tersebut memberikan pengaruh yang positif dimana pemindahan tersebut merupakan pemicu semangat baru bagi Pemerintah Daerah Kab. Nias khususnya, misalnya orientasi dalam menata sebuah kota baru, mempermudah proses koordinasi dan mobilitas antar pemerintah, baik pemerintah daerah dengan pemerintah pusat maupun pemerintah pusat dengan pemerintah daerah, sementara itu, pembentukan IKN ini juga secara otomatis mengajak pemerintah daerah untuk berbenah dan mempersiapkan diri, karena pemerintah daerah juga harus mampu memanfaatkan peluang baik dari segi ekonomi maupun dari segi politik. ” Papar Bupati Nias

Masih dalam dialog tersebut Wakil Ketua DPRD Kab. Nias Sabayuti Gulo, berpendapat bahwa dari aspek ekonomi kita harus mempersiapkan SDM yang berkualitas dan berdaya saing, sedangkan dari aspek politik memang kita tidak bisa secara langsung mengalami dampaknya, namun untuk menjangkau IKN kita pasti mengalami pertambahan biaya atau anggaran tetapi mengingat ini adalah keputusan yang disepakati oleh negara, mau tidak mau kita sebagai pemerintah daerah tetap mendukung keputusan tersebut.” Ucapnya

Selanjutnya pada dialog tersebut Bupati Nias mengulas bahwa peluang tersebut masih belum dapat kita ambil dan perlu kita pahami bahwa jangan terlalu berekspetasi tinggi dengan pemindahan IKN, semuanya butuh waktu dan butuh proses, disamping itu, peluang yang kita dapatkan untuk saat ini adalah peluang pelayanan, timbulnya nasionalisme bagi kita bahwa Indonesia bukan hanya satu daerah saja, dan tidak tertutup kemungkinan dari sisi politik dengan adanya pemindahan IKN ini kita harapkan dapat memunculkan sebuah wacana Pemekaran Provinsi Nias sebagai sub nasional goverment.” ulasnya

Disisi akhir dialog tersebut Bupati Nias mengatakan bahwa kita harus tetap optimis dan berharap agar peluang pemekaran Provinsi Nias masih ada di masa yang akan datang, meskipun adanya peningkatan biaya dalam mengakses IKN, kita akan berusaha untuk mengefisienkan anggaran, selain itu, kita juga harus mampu berbenah diri, penataan yang efektif juga harus dilakukan dengan baik, agar memberikan dampak positif bagi pemerintah Kabupaten Nias serta dapat berpengaruh dalam mewujudkan pelayanan yang baik bagi masyarakat Kabupaten Nias.” ucapnya.
Sumber Komminfo Kabupaten Nias

Wartawan : Herman Waruwu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.