Wahyu, Anak Berkebutuhan Khusus Hafizh 21 Juz

oleh -72 Dilihat

Meskipun menyandang status sebagai anak berkebutuhan khusus, Wahyu Hendra Fadlin (16) justru dianugerahi Allah SWT kecintaan terhadap Al Qur’an.

Kecintaan terhadap Kalam Ilahi itu membawanya ingin selalu menghafalkan ayat demi ayat Al Qur’an. Sehinga lewat bimbingan ustadz di Markazul Qur’an Sumatera Barat, Wahyu kini mampu menghafalkan 21 juz.

Wahyu bersama hafizh dan hafizhah lain yang turut belajar menghafalkan Al Qur’an di Markazul Qur’an kemudian mengikuti acara Tasyakur Ahlul Qur’an, di Gedung DPRD Padang Panjang, Kamis (3/3), sebagai bentuk keberhasilan melewati hafalan yang diajarkan.

Meltawati (41), orang tua Wahyu sangat bersyukur atas keberhasilan anaknya menghafal hingga 21 juz Al Qur’an.

“Belajar di Markazul Qur’an ini sudah 5 tahun. Wahyu mengikuti pelajaran secara reguler. Awal belajar di situ atas saran di SD Autisma Cahaya Gumala di Kelurahan Tanah Pak Lambik tempat Wahyu dulu belajar. Alhamdulillah,” katanya.

Kontrol emosi Wahyu saat ini, sebut Meltawati, perlahan mulai bisa dikendalikan. Wahyu sudah bisa dinasehati. “Kami bersyukur, semoga kelak Wahyu memasangkan mahkota bagi orang tuanya di akhirat kelak. Membawa keberkahan bagi keluarga dan saudara-saudaranya,” tuturnya.

Pendiri Markazul Qur’an, Idris Alhafizh, S.Pd menyampaikan bahagia melihat perkembangan hafalan Wahyu. Begitupun di antara 52 orang yang belajar menghafal Al Qur’an di Markazul Qur’an, 20 di antaranya Hafizh 30 juz.

“Ketika kita memberikan porsi yang lebih terhadap pelajaran dunia kepada anak, tidak adil rasanya bila tidak memberikan yang lebih juga terhadap pelajaran Al Qur’an,” ucapnya. (harris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.