Kementerian Sosial Salurkan Bantuan Untuk Warga Desa Betu Monga Pagai Utara Terkena Bencana Alam

oleh -19 Dilihat

Kementerian Sosial Salurkan Bantuan untuk Warga Desa Betu Monga Kecamatan Pagai Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai yang terkena musibah banjir dan tanah longsor pada hari Senin (25/7) mendapat bantuan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA).

akibat banjir dan tanah longsor tiga Dusun di Desa Betu Monga Terisolasi tidak bisa kemana-mana karena jembatan yang biasa dilewati warga putus dibawa banjir, selain itu hujan lebat disertai angin kencang juga membuat jalan longsor, tiga di Desa Betu Monga yang terimbas banjir dan longsor yakni Dusun Betu Monga Timur, Dusun Betu Monga Barat, dan Dusun Betu Monga Selatan.

Joni Seritoitet, kepala Desa Betu Monga, Kecamatan Pagai Utara, menyebutkan, bantuan yang diterima masyarakat dari Kementerian Sosial Republik Indonesia yang disalurkan melalui Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) berupa makanan siap saji 400 paket, lauk pauk siap saji 300 paket, matras 45 lembar, kasur 50 lembar, dan sandang dewasa 50 paket, bantuan tersebut sudah kita salurkan kemaren Kamis (4/8) kepada masyarakat korban bencana alam, melalui tiga kepala Dusun, karena bantuan kurang maka penyaluran bantuan diserahkan kepada orang yang betul-betul membutuhkan bantuan.

jembatan kayu yang hanyut dibawa banjir sudah kita buat lagi, walaupun sifatnya darurat tapi sudah bisa dilewati oleh sepada motor, begitu juga jalan yang terkena longsor sudah kita buat jalan baru di sebelahnya.

Jembatan darurat yang dibuat sekarang panjang 14 meter, lebat 3 meter, pemerintah Desa Betu Monga sudah membuat surat permohonan peminjaman alat berat kepada IPK yang ada si Silabu, kalau tidak ada halangan Senin (8/8) dia alat berat akan membantu menimbun jalan yang longsor tersebut, dengan cara lokasi jalan yang longsor akan di panjang kayu setelah itu lalu ditimbun dengan mengunakan karang putih.

Walaupun sudah dibuat jalan baru di dekat jalan yang terkena longsor panjangnya sekitar 85 meter, sementara jalan yang parah terkena longsor ada sekitar 35 meter, kalau terus di lewati mobil bisa terjadi longsor juga di jalan baru tersebut, biasanya jalan yang terkana longsor kalau tidak di timbun akan mudah rubuhnya, begitu juga kalau terkana hujan deras lagi.

Bantuan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) tidak cukup kalau dibagikan untuk seluruh kepala keluarga yang terkena bencana alam di tiga dusun tersebut, jumlahnya ada sekitar 300 KK, untuk mengantisipasi kecurangan tersebut diberikan kepada yang betul-betul membutuhkan, seperti makanan siap saji dan lauk pauk bisalah diberikan untuk 300 KK, sementara kasir dan materai dibagikan kepada yang betul membutuhkan, misalnya si A mendapat Kasur, di A tersebut tidak mendapatkan matras, Matras di berikan kepada si B yang tidak mendapatkan kasur, begitu juga dengan sandang dewasa, terima kasih kepada semua pihak yang telah memperhatikan nasib warga kami di Dusun Betu Monga Timur, Dusun Betu Monga Barat, dan Dusun Betu Monga Selatan yang terisolasi akibat banjir Senin (25/7) sekarang sudah bisa keluar dari keisolasiannya sebab jembatan dan jalan sekarang sudah bisa dilewati,kendaraan sepeda motor, tuturnya.sl

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.