Sebanyak 133 Orang CJH Pasaman Dilepas Oleh Bupati

oleh -102 Dilihat

Pasaman, Dutametro – Setelah beberapa tahun terakhir, calon jamaah haji Indonesia tidak ada yang diberangkatkan ke Mekkah dengan alasan penyebaran virus covid-19. Namun, Alhamdulillah tahun ini, jamaah haji masing-masing daerah sudah mulai diberangkatkan. Khusus Pasaman, calon jamaah haji langsung dilepas Bupati Pasaman H.Benny Utama menuju Asrama Haji Padang pada Senin (6/6) Sebanyak 133 orang.

Jemaah Haji asal Kabupaten Pasaman tergabung dengan kelompok terbang (kloter) 4 pada gelombang pertama, bersama dengan Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Solok dan Kota Padang.

Dalam sambutan Bupati Pasaman, H. Benny Utama menyampaikan doa agar seluruh jemaah yang berangkat ini berada dalam keadaan sehat, jaga kesehatan, dan kembali juga dalam keadaan sehat, dan mendapat predikat haji yang mabrur.

Ia juga menambahkan, melaksanakan ibadah haji bagi kaum muslimin adalah semata mata karena panggilan Allah SWT, oleh karena itu tidak semua umat muslim dapat menunaikan ibadah haji, kendatipun mereka memiliki kemampuan dari segi ekonomi, kesehatan dan kesempatan.

“Sungguh banyak umat yang mampu dari segi ekonomi, jasmani dan rohani, namun karena kesempatan untuk melaksanakan ibadah haji belum ada maka mereka belum dapat menunaikan rukun Islam yang kelima tersebut,”ujar Benny Utama.

Oleh karena itu, jemaah haji yang telah diberikan kesempatan oleh Allah SWT untuk menunaikan ibadah haji tahun ini, sungguh suatu kebahagiaan yang luar biasa, karena akan menjadi tamu Allah SWT, yakni melaksanakan ibadah haji ke tanah suci Madinatul Munawwarah dan Makkah Al-Mukarramah.

Bupati Pasaman menyampaikan beberapa pesan pada jamaah haji yakni, pasanglah niat dan ikhlas, semata-mata karena mengharap ridho Allah SWT, agar sungguh – sungguh melaksanakannya sesuai dengan rukun haji, serta petunjuk pelaksanaan haji sewaktu melaksanakan manasik haji, sehingga setelah pulang ke tanah air mendapat predikat haji yang mabrur.

Kemudian, peliharalah kekompakan, kesatuan dan kebersamaan diantara sesama jemaah calon haji dan sekaligus menjaga nama baik daerah dan bangsa Indonesia dimata bangsa-bangsa lainya. Ikuti segala petunjuk, nasehat yang diberikan ketua kloter, pembimbing ibadah dan petugas kesehatan haji yang setia mendampingi jemaah haji.

Selanjutnya, para keluarga yang ditinggal hendaknya mengikhlaskan dan mendoakan keluarga yang menunaikan ibadah haji, sehingga para calon haji yang akan berangkat ke tanah suci Makkah Al – Mukarramah, akan berjalan lancar dan selamat dalam perjalanan pulang ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur.

Dengan teknologi Informasi dan komunikasi yang begitu canggih saat ini, maka tentunya calon jemaah haji dapat berkomunikasi setiap saat dengan keluarga, namun janganlah hal tersebut menganggu kekhusukan pelaksanaan haji.

Terakhir, Benny Utama berharap, hendaknya para calon jemaah haji mendo’akan kami yang ditinggal serta negeri ini diberkati dan dilindungi oleh Allah SWT, terutama ditempat-tempat yang makbul. (Ris/Sc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.