Selasa, Juli 23, 2024

Desa Lumindai Sawahlunto Jadi Kampung Zakat Pertama di Sumatra Barat

More articles

Sawahlunto, dutametro.com – Desa Lumindai Kecamatan Barangin Kota Sawahlunto resmi menjadi kampun Zakat pertama di Sumatera Barat. Lumindai diresmikan jadi kampung zakat dengan program unggulan tenun songket, oleh Penjabat (Pj) Wali Kota yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Ambun Kadri bersama kepala kantor Kementrian Agama Sawahlunto Dedi Wandra dan ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNas) Edrizon Efendi, Selasa (9/7/2024) di Masjid Agung Nurul Islam.

Sekdako Ambun Kadri sangat mendukung program Kemenag tersebut guna mengembangkan kesejahteraan masyarakat yang meliputi berbagai aspek, baik pendidikan, kesehatan, sosial, ekonomi dan keagamaan melaui pemberdayaan zakat.
“Penting untuk menggalang kolaborasi semua pihak dalam ikut membangun ekonomi umat atau masyarakat salah satunya peran Kemenag dalam pengelolaan kampung zakat,” kata dia.

Kepada masyarakat Sekda Ambun Kadri mengimbau, agar menyalurkan zakat melalui lembaga amil zakat, sebab kata dia, jika dikelola oleh lembaga resmi seperti BAZ maka potensi pengumpulan lebih optimal dan penyalurannya lebih tepat sasaran.

Kepala Kantor Kemenag Sawahlunto Dedi Wandra menyebut, program kampung zakat merupakan kerjasama Kemenag dan BAZNas serta pengelola zakat lainnya dalam rangka meningkatkan perekonomian.
“Program Kemenag RI ini akan dilaksanakan di 541 kota/kabupaten untuk mengentaskan kemiskinan dan mendongkrak ekonomi umat diberbagai daerah di Indonesia,” kata dia.

Dedi Wandra berharap, dukungan penuh dari pemerintah daerah untuk mensukseskan kampung zakat ini.
“Tujuan memperkuat masyarakat dan menjadikan mandiri secara ekonomi. Kementrian Agama Sawahlunto menjadi instansi perdana yang akan memesan tenun songket di kampung zakat Lumindai. Setidaknya 300 pcs tenun songket yang kita order untuk seragam ASN dilingkup Kemenag Sawahlunto yang akan dipakai dihari Kamis,” jelas dia.

Dikesempatan itu juga diserahkan secara simbolis bantuan untuk program kamoung zakar tenun songket Lumindai untuk 37 mustahiq dengan total Rp74 juta yang diserahkan Sekdako yang diterima oleh Kepala Desa Lumindai Khairunnas.(rki)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest