Sebelum Revitalisasi, Komisi II DPRD Agam Tinjau Pasar Padang Luar

oleh

Agam, Dutametro-Rombongan Komisi II DPRD yang diketuai, Rizki Abdillah Fadhal,SP, yang diikuti Anggota komisi II, Zulhefi, S.Kom.M.Kom, Asrizal menggelar temu ramah dengan Walinagari Padang Lua. Hal tersebut dilakukan dalam rangka pembahasan tindak lanjut revitalisasi Pasar Padang Lua.

Pertemuan yang diadakan di Aula kantor Walinagari Padang luar pada Jumat(14/01). Hadir dalam pertemuan tersebut diantaranya Camat Banuhampu beserta jajarannya, Walinagari, Wakapolres, Pengurus Pasar serta juga didampingi dari Sekretaris dan Kabid Pasar Dinas Koperindag Kabupaten Agam.

Pada kesempatan tersebut, Walinagari Padang Luar mempresentasikan dihadapan anggota Komisi II yang hadir dan yang lainnya mengenai perencanaan revitalisasi Padang Luar,

“Dimana selama ini perlu adanya kejelasan kerjasama antara pemerintahan nagari Padang Luar dengan KAI untuk revitalisasi pasar ini. Dikarenakan kondisi pasar yang tidak efektif lagi dan menimbulkan rasa kurang nyamannya bagi penjual dan pembeli serta juga menjadi sumber kemacetan dikarenakan tidak adanya lokasi membongkar barang ditambah buruh angkat yang menggunakan gerobak sangat mengganggu arus jalan raya dan menimbulkan kemacetan terus- menerus dan berlangsung selama bertahun-tahun. Dari permasalah itu perlu dilakukannya revitalisasi menyeluruh dari semua masalah yang dialami Pasar Padang Luar agar bisa menjadi pasar yang nyaman dan aman” jelasnya.

Lebih lanjut disampikan, Selain permasalahan utamanya tersebut, Pasar Padang Luar juga berdiri diatas Tanah milik KAI.

Kemudian, Guswardi, mewakili anak nagari Padang Luar sendiri berharap agar permasalahan Pasar Padang Luar ini bisa terealisasi, “karena selama ini kami sebagai anak nagari Padang Luar sendiri tidak bisa terselesaikan oleh kami orang Padang Lua sendiri. Kami berharap dari Komisi II DPRD Agam bisa menjembatani langsung dengan KAI mengenai sewa/kontrak ruko-ruko yang ada di Pasar Padang Luar. Kami juga menginginkan pengelolaan 1(satu) pintu saja langsung dengan KAI mengenai kontrak/sewa pengelolaan Ruko di pasar Padang Luar”, jelasnya.

Sementara itu, Rizki Abdillah Fadhal, ketua Komisi II menyampaikan dan ingin mengetahui tahapan-tahapan apa saja yang telah dijalan oleh tim revitalisasi selama ini. ” Kami dari komisi II DPRD Agam sangat mengapresiasi gebrakan dari Walinagari dan anak nagari Padang Luar yang menginginkan Pasar Padang Luar ini di revitalisasi menjadi pasar yang lebih modern lagi dan juga dapat mengurangi kemacetan yang selama ini kita alami jika melewati pasar Padang Luar ini. Tetapi sebelum melakukan revitalisasi Pasar ini perlu adanya kajian mengenai hak kepemilikan tanah yang katanya milik KAI. Jadi perlunya pembicaraan khusus dengan pihak KAI mengenai kontrak/sewa tanah jika pasar Padang Luar ini direvitalisasi. Insyaallah minggu depan, kami dari Komisi II akan melakukan kunjungan kerja ke KAI di Padang untuk menyampaikan aspirasi dari Bapak Walinagari dan anak nagari Padang Luar mengenai kepemilikan Tanah/ ruko-ruko yang disewa dari KAI ini, agar revitalisasi pasar ini segera terlaksana”, tutup rizki.

Lebih lanjut, Zulhefi anggota Komisi II menambahkan, sebaiknya Juga berkoordinasi dengan anggota DPR- RI di pusat dengan mengundang mereka yang duduk di komisi VI dan juga berada di dapil Sumbar II untuk memuluskan jalan revitalisasi Pasar Padang Luar ini di Kementrian”, jelasnya.

Seperti yang terlihat, rombongan komisi II, didamping dari Dinas Koperindag, walinagari dan pengurus pasar juga terjun langsung ke Pasar Padang luar, melihat kondisi dan bangunan Pasar.

Ns

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.