Derektur CV. Amar Afifah Perdana meminta Panitia Pokja Bekerja Secara Profesional

oleh

Dutametro_Tulang Bawang Destriawan selaku direktur utama CV. Amar Afifah Perdana perusahaan yang telah dinyatakan sebagai pemenang tender dengan penawaran harga Rp6.754.328.160,00 ( Enam Milyar, Tujuh Ratus Lima Puluh Empat Juta, Tiga Ratus Dua Puluh Delapan Ribu, Seratus Delapan Puluh Enam Rupiah) pada pekerjaan rehabilitasi daerah irigasi batu ampar dengan Nomor paket 15680121 Nilai pagu 8,4 Milyar pada jadwal penunjukan penyedia barang dan jasa tender dibatalkan destriawan selaku direktur utama merasa kecewa dan meminta panitia pokja dapat bekerja secara profesional. Kamis (29/07/2021).

Pasalnya pada hari Jum’at (16/07) sebelum perusahaannya CV. Amar Afifah Perdana mendapatkan undangan pembuktian kualifikasi dari LPSE Provinsi Lampung sampai ditetapkan sebagai pemenang peringkat ke-1 (Satu), ada yang menelpon dirinya untuk mengajak negosiasi pekerjaan tersebut. 

Pada waktu sekitar pukul 10.00 WIB dirinya ditelpon oleh orang yang  nomornya  tidak dikenal,  orang tersebut menanyakan apakah CV. Amar Afifah Perdana sudah dapat undangan  pembuktian kualifikasi dan orang tersebut ingin bertemu langsung dengan dirinya

“Orang yang nomor Teleponnya tidak dikenal tersebut langsung ingin ketemu dengan saya untuk mengajak kerja sama dan saya pun tidak tahu kerja sama seperti apa yang dimaksud,”

Lalu saya  jawab : “nanti saja mas gampang itu undangan saja kita belum dapat,”

Tidak lama kemudian, kira-kira setengah jam ternyata ada undangan dari Panitia Pokja yang dikirimkan ke email Perusahaan untuk dapat Zoom meting pembuktian kualifikasi dari dijadwalkan pada pukul 13.00 Wib -15.00 Wib.

“Karena merasa mendapatkan undangan kami pun menyiapkan semua berkas persyaratan dan yang sesuai diminta oleh panitia pokja, sampai pada akhirnya perusahaan kami CV. Amar Afifah Perdana masuk menjadi  pemenang tender peringkat pertama dan,” papar Destri.

Tetapi,  pada hari Selasa (27/07/2021) Perusahaan kami kembali mendapatkan email yang mengumumkan pembatalan tender dengan alasan bahwa ada kesalahan dalam dokumen pemilihan atau dokumen pemilihan tidak sesuai dengan ketentuan Perpres Nomor 16 Tahun 2018tentang pengadaan barang/jasa pemerintah beserta penunjuk

“Yang kami herankan dan kecewa itu mengapa setelah Perusahaan kami telah mengikuti tahapan Evaluasi Administrasi, Evaluasi Kualifikasi, , Evaluasi Teknis, Evaluasi Harga/Biaya (tanggal 2 juli – 16 juli 2021), lalu Pembuktian Kualifikasi (tanggal 15 juli – 16 juli 2021) dan dinyatakan sebagai pemenang (tanggal 16 juli 2021),  baru setelah itu panitia Pokja mengatakan bahwa ada kesalahan pada dokumen/berkas,” 

“Jadi, apakah panitia Pokja yang katanya mempunyai kredibilitas ini, tidak bekerja secara profesional dalam memeriksa kelengkapan berkas, atau memang ada hubungannya dengan orang yang menelpon untuk mengajak bekerja sama tetapi tidak kami tanggapi itu, makanya sampai dibatalkan seperti ini,” bebernya.

Untuk itu, kami dari Perusahaan CV. Amar Afifah Perdana meminta kepada Pemkab Tulang Bawang itu bisa mengevaluasi kinerja panitia Pokja karena kami mengikuti tender ini bukan coba-coba saja, tetapi memang ingin bekerja,”

Dan kalau begini siapa yang mau tanggung jawab atas kerugian kami baik itu moril maupun materil.” Pungkas Direktur CV. Amar Afifah Perdana. (FHZ/HR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *