Herru Rachman, Camat Berprestasi Wakil Tanah Datar Dinilai Tim Provinsi

oleh -87 Dilihat

Tanah Datar, Dutametro – Tim Penilai Kompetensi Camat Tingkat Provinsi Sumatera Barat dan rombongan melakukan verifikasi lapangan ke kantor camat Salimpaung, Rabu (21/9).

Verifikasi lapangan dilakukan oleh tim yang terdiri dari Drs. Alwis (mantan Sekda provinsi Sumbar), Drs. Mardi (mantan Inspektur provinsi Sumbar) dan Andri Yulika (Asisten Administrasi Umum Setda provinsi Sumbar) dan anggota ini terkait dengan ekspos Camat Salimpaung Herru Rachman beberapa waktu yang lalu di Padang pada ajang kompetisi Camat se-Propinsi Sumatera Barat.

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala OPD dilingkup Pemda Tanah Datar, Camat Se Kabupaten Tanah Datar, Forkompimca klKecamatan, Wali Nagari se-Kecamatan Salimpaung beserta perangkat, Ketua BPRN, Ketua KAN beserta anggota, Para Niniak Mamak, Alim Ulama, Cadiak Pandai dan Bundo Kanduang Nagari dan undangan lainnya.

Camat Salimpaung Herru Rachman sampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung berbagai inovasi yang dilakukan.

“Terima kasih atas dukungan dan kerjasama kepada Forkopimca Salimpaung, Wali Nagari dan elemen masyarakat di Kecamatan Salimpaung yang telah mendukung berbagai inovasi,” kata Herru.

Kepada tim penilai, heru menyebut apa yang dipaparkannya saat tes tahap satu di Kota Padang beberapa waktu lalu itulah adanya dan tim penilailah yang menentukan.

Sementara itu Sekda Iqbal Ramadi Payana M. Si yang mewakili Bupati Tanah Datar mengatakan untuk menentukan Camat berprestasi di Tanah Datar tidak lantas menunjuk begitu saja oleh pimpinan.

Untuk penilaian Camat berpartisipasi Pemeritah Daerah telah melakukan seleksi yang sangat ketat hingg camat Salimpaung terpilih menjadi yang paling berprestasi untuk mewakili Kabupaten Tanah Datar dalam ajang kompetisi Camat berprestasi tingkat Propinsi Sumatera Barat tahun 2022.

Iqbal juga mengatakan, Camat juga berperan sebagai perpanjangan tangan bupati di Kecamatan. Dalam mewujudkan hal tersebut Pemkab Tanah Datar pengeluaran fakta integritas bahwa camat harus tinggal di rumah dinas yang telah di sediakan.

Hal itu agar maksimalnya camat dalam menjalankan tugasnya serta kewajiban yang harus dilakukan sebagai pimpinan di wilayah kecamatan.

Disamping itu camat dituntut untuk peningkatan pelayanan publik melahirkan inovasi agar pelayanan dapat diakses dengan cepat dan tepat oleh masyarakat.

Sementara itu Ketua tim penilai, Andri Yulika yang juga Asisten Administrasi Umum Setdaprov Sumbar mengatakan, pada hakikatnya penilaian ini merupakan ajang pembinaan camat terkait dengan tugas pokok yang telah dilakukan.

Untuk itu fokus penilaian akan dibagi dalam tiga bidang yaitu bidang Penyelengaraan Pemerintahan, Pelayanan Publik dan Pemberdayaan Masyarakat.

“Untuk itu bagi yang telah ditunjuk, kami minta bisa memberikan informasi yang jelas dan tidak mengada-ada. Kami juga akan meminta tangapan masyarakat atas inovasi yang telah dilakukan dan memasuki ruangan pelayanan, untuk proses penilaian kami harapkan kerja sama dari semua pihak”, ujarnya.

Camat juga bertanggung jawab pada dan Nagari serta mengawasi aset daerah untuk itu sangat dibutuhkan kompetensi yang lengkap bagi seseorang Camat.

Untuk itu setiap tahunnya Pemprov mengadakan kompetensi, kalau dulu namanya lomba Camat teladan, kemudian camat berpartisipasi, harini kompetensi camat.

“Hal ini bukan untuk gagah-gagahan siapa yang juara tapi untuk meningkatkan kompetensi Camat” ujarnya. Mnh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.