Gelar Kejurprov dan Open Tournamen Taekwondo, Pedagang Makanan Menang Telak

oleh -66 Dilihat
Betty juga merupakan salah seorang pedagang makanan dan minuman dingin dikawasan pasar raya kota Solok(Foto Siska)
Tentunya turnamen ini sangat baik, dan menjadi wadah bagi kami untuk mengais rezeki sebagai penupang ekonomi, dan terimakasih pelaksana kegiatan yang telah menfasilitasi ” kata Betty salah seorang pedagang makanan dan minuman dingin di kejurprov dan Open Tournamen Taekwondo se Sumatera Barat, di kota Solok.

Betty juga merupakan salah seorang pedagang makanan dan minuman dingin dikawasan pasar raya kota Solok. Untuk memenuhi kebutuhan ekonominya, Betty dan saudaranya juga memanfaatkan waktu untuk mengais rezki disetiap ada keramaian, seperti kejuaraan yang digelar saat ini.

Betty mengakui, sejak kemaren dihari pertama kegiatan, omsetnya naik hinga sepuluh kali lipat dibanding berjualan dipasar raya Solok. Dan pada hari ini, Kamis siang, 22 Desember 2022, ia terpaksa memasok kembali dagangannya, karena laris manis dibeli para pengunjung.

” Alhamdulillah, saat ini kami mendapat Rezki lebih, dipasar raya Solok kami terkadang hanya pulang modal, namun saat ini kami bisa berpenghasilan hingga 8 juta rupiah ” sebut Betty.

Pengakuan lain juga disampaikan oleh pedagang nasi Ampera, menurut Mak Enek, hingga dihari kedua ini, ia telah menghabiskan sekitar seratus kilogram beras, dikatannya, ia juga akan menambah masakannya untuk persiapan sore hingga malam hari.

” Hingga siang ini, semua makanan sudah habis, dan hanya tinggal telur dan sayur, kami akan menambah masakan untuk persiapan nanti ” sebut Mak Enek kepada media ini.

Kejurprov dan Open Tournamen Taekwondo 2022 digelar oleh Pengcab Taekwondo Indonesia (TI) kota Solok, dan kegiatan dilaksanakan selama empat hari kedepan, yakni mulai pada 21 hingga 24 Desember 2022, di Gor Tanjung Paku, kota Solok.

Untuk mengakomodir puluhan pedagang yang ada, panitia pelaksana kegiatan menempatkan mereka diperpakiran sebelah kanan GOR Tanjung Paku.

Lapak dagangan yang tersedia, menjajakan aneka makanan dan minuman, serta berbagai savenir produk pelaku ekonomi kreatif kota Solok. Juga terlihat diparkiran itu, berbagai mainan anak anak seperti odong odong.

Dari data dan hasil investigasi media ini, hingga hari kedua kegiatan terlaksana, pengunjung atau tamu yang datang ke kota Solok, diperkirakan berjumlah 6 hingga 7 ribu jiwa. Dan jumlah itu berkemungkinan besar bertambah hingga dihari terakhir tournamen.

Selain berdampak positif pada para pedagang, meningkatnya jumlah kunjungan dikota Solok, juga mengubah grafik omset hotel yang ada, sejalan dengan itu, juga meningkatkan kunjungan di destinasi wisata kota Solok terutama taman wisata Pulau Belibis. (F.Siska)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.