SMPN 1 Luhak Nan Duo Pasbar Raih Penghargaan Adiwiyata Nasional 2021 dari KLHK

oleh

Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat meraih penghargaan Adiwiyata Nasional Tahun 2021 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia.

Penghargaan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Nomor 1079/MENLHK/P2SDM/SDM.2/2021 tentang penetapan Sekolah Adiwiyata Nasional Tahun 2021.

Penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional diserahkan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya kepada sekolah yang secara konsisten menerapkan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS), salah satunya kepada SMP N 1 Luhak Nan Duo, yang berlangsung di Auditorium Dr Ir Soedjarwo, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Jakarta, Jumat (24/12/2021).

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar dalam sambutannya mengatakan, Pemberian penghargaan Adiwiyata tahun ini memasuki penyelenggaraan yang ke 16. Berbagai upaya dilakukan agar program ini terus dan dapat menjawab perkembangan tantangan permasalahan lingkungan dalam konteks dan kaitan pendidikan.

Ia menambahakan Di tahun ini, sebanyak 344 sekolah memenuhi kriteria dan mendapatkan penghargaan Adiwiyata Nasional. Sedangkan yang memenuhi kriteria dan meraih penghargaan sekolah Adiwiyata Mandiri sebanyak 77 sekolah. Data di KLHK menunjukkan bahwa sampai dengan hari ini ada 4.726 sekolah yang telah meraih penghargaan Adiwiyata Nasional dan Adiwiyata Mandiri dari 34 provinsi di Indonesia.

“Gerakan berbudaya lingkungan hidup di sekolah harus di dukung dengan agenda pemberian penghargaan Adiwiyata. perubahan sosial terus kita ikuti, yang terjadi yaitu perubahan bertahap yang dilakukan dari pola-pola struktural lingkup sekolah. Perubahan dengan pola dan gerakan yang lebih luas sejak tahun 2017-2018 dan diterapkan pada 2019 hingga saat ini,”ungkapnya.

Dikatakannya, dari daftar sekolah penerima penghargaan, dan berbagai aktivitas yang diakukan, bisa dilihat optimisme bangsa Indonesia dari generasi muda melalui kepeduliannya terhadap kelestarian lingkungan.

“Dalam konteks dan kaitan pendidikan kesadaran lingkungan sejak dini, sekolah-sekolah formal diharapkan dapat menjadi acuan sekaligus sebagai magnet dalam pengembangan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS),”ujarnya.

Sebagai bagian dari penyiapan SDM untuk lingkungan dan kehutanan, Menteri Siti menginstruksikan agar PBLHS dan Penghargaan Adiwiyata dapat disesuaikan dengan perkembangan dan dinamika di sekitar lingkungan.

“Selain itu kami juga meminta jajaran di KLHK dan Kemendikbud, serta Dewan Pertimbangan dan Tim Pembina Gerakan PBLHS mendiskusikan kembali apa yang harus segera disesuaikan, supaya di lapangan yang sudah berjalan dengan baik ini menjadi lebih menarik lagi bagi remaja dan generasi muda,”imbuhnya.

Sebab kata dia, pendidikan lingkungan hidup bagi generasi muda sangatlah penting, sebab pendidikan lingkungan dapat mengubah pandangan dan perilaku seseorang terhadap lingkungannya. Oleh karenanya, pendidikan dan latihan kepada generasi muda sangat penting dan patut mendapatkan apresiasi dan dukungan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pasbar, Agusli mengatakan penghargaan ini merupakan apresiasi KLHK kepada sekolah dalam upaya melaksanakan Gerakan PBLHS untuk mendorong aksi kolektif di sekolah. Sehingga warga sekolah secara sadar dan sukarela serta berkelanjutan dalam menerapkan perilaku lingkungan hidup.

“Selamat kepada SMP N 1 Luhak Nan Duo yang berhasil meraih penghargaan Adiwiyata Nasional Tahun 2021. Semoga program Sekolah Hijau dan Sehat ini semakin banyak di Pasbar, dan hal ini menjadi contoh bagi sekolah lainnya agar termotivasi untuk berprestasi yang serupa,”katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.