Kamis, Juni 13, 2024

Kesal Tak Beri Jalan 5 Oknum Marinir Keroyok-Aniaya Pengemudi Mobil

Must read

Jakarta, Dutametro.com – Lima orang oknum marinir mengeroyok seorang pengemudi mobil bernama Rifkho Achmad Bawazir di Kemang, Jakarta Selatan. Pelaku menganiaya korban lantaran dipicu perselisihan jalan.

Menurut cuitan Rifkho dalam akunnya, mengatakan “Para pelaku tidak terima karena tidak kami beri jalan, padahal pada pertigaan tersebut ada rambu yang melarang belok kanan dan putar arah,” ujar akun Twitternya, Senin (19/6/2023).

Kemudian dalam cuitannya itu, Rifkho mengatakan pelaku pengeroyokan berjumlah 5 orang. Bahkan dia mengatakan oknum marinir tersebut menggunakan knuckle dan pisau lipat.

Sementara peristiwa itu terjadi pada Minggu (18/6) dini hari. Awalnya, sekitar pukul 02.15 WIB, Rifkho bersama sepupunya beriringan menaiki mobil menuju sebuah restoran di Jalan Kemang Selatan.

Selanjutnya mereka kemudian berhenti di pertigaan Kemang Raya saat lampu sedang merah dan melihat 3 orang dengan motor dari arah yang berlawanan. Namun disaat lampu hijau menyala, mobil Rifkho dihadang oleh pemotor tersebut.

Disebutkan Rifkho, “Para pelaku tidak terima karena tidak kami beri jalan, padahal pada pertigaan tersebut ada rambu yang melarang belok kanan dan putar arah,” sebutnya.

Lantaran karena ada penghadangan itu, terjadi pertengkaran diantara mereka. Lalu sekitar pukul 02.30 WIB salah satu oknum marinir itu memprovokasi untuk menganiaya Rifkho, dan disusul 2 orang lainnya.

Rifkho mengungkapkan, “Kemudian, sekitar pukul 02.30 WIB, salah satu oknum marinir itu mulai memprovokasi untuk menganiaya saya yang kemudian diikuti oleh 2 orang lainnya secara beramai-ramai melakukan pengeroyokan terhadap saya,” sebutnya.

Bahkan disebutkan Rifhko, “Salah satu oknum marinir sempat menunjukkan pisau kepada saya namun saya melawan dan merekam hal tersebut. Setelah saya hampiri pelaku seperti di video, muncul temen-temen pelaku 3 atau 4 orang,” tambahnya.

Selanjutnya Rifkho mengatakan dia juga dipukul di bagian pelipis, dan handphone-nya dirampas oleh pengeroyoknya yang tidak terima direkam. Selain itu, dia dibanting dan dianiaya berkali-kali.

Rifkho menambahkan, “Kemudian saya dibanting. Saat sudah terbaring di tanah, saya dipukul dan ditendangi berkali-kali pada bagian kepala dan badan oleh para pelaku,” ungkapnya.

Penjelasan TNI AL

Sementara itu Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (TNI AL) Kolonel I Made Wira Hady Arsanta membenarkan adanya kejadian tersebut. Dia mengatakan oknum TNI AL yang melakukan pengeroyokan itu juga sudah diamankan.

Wira mengatakan, “Sudah dilaporkan Ke TNI AL dan sekarang sedang proses dan pendalaman di Pomal. Sudah (diamankan),” ujarnya, Senin (19/6/2023).

Namun walau sudah dilaporkan, Made belum merincikan jumlah oknum TNI AL yang diamankan akibat kejadian tersebut. Dia juga mengatakan bahwa kronologi persis kejadian tersebut masih didalami di Pomal Lantamal III.

Disebutkan Wira, “Sementara sedang pendalaman di Pomal Lantamal III terkait kronologis kejadian. Terkait jumlah berapa orang yang terlibat masih pendalaman dan status masih terperiksa,” sebutnya.(H.A)

Sumber : Detik.com

More articles

IklanIklanIklan HuT RI

Latest article