Kamis, Mei 30, 2024

UPACARA HUT KORPRI, HGN/PGRI DAN HKN BERLANGSUNG KHIDMAT

Must read

PADANG PANJANG, dutametro.com – Pemerintah Kota Padang Panjang menggelar upacara memperingati tiga hari nasional sekaligus di Lapangan Khatib Sulaiman Bancahlaweh, Kamis (30/11).

Di antaranya Hari Ulang Tahun (HUT) Korpri ke-52 yang diperingati 29 November, Hari Guru Nasional (HGN)/HUT PGRI ke-78 (25 November), dan Hari Kesehatan Nasional ke-59 (12 November).

Bertindak sebagai inspektur upacara, Penjabat (Pj) Wali Kota, Sonny Budaya Putra, A.P, M.Si menyampaikan tiga pidato sekaligus. Di antaranya dari Dewan Pengurus Nasional (DPN) Korpri Nasional, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulooh, M.H, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek), Nadiem Anwar Makarim dan Menteri Kesehatan, Budi G. Sadikin.
Bertemakan “Korprikan Indonesia”, dalam pidatonya Pj Wako Sonny menyampaikan terima kasih kepada Korpri dan ASN atas semua program yang bermanfaat ke masyarakat luas.

Semua program tersebut tidak akan terlaksana dengan baik tanpa kerja-kerja yang optimal dari seluruh ASN.

“Saat ini program utama Korpri mencakup peningkatan kualitas pelayanan publik, digitalisasi birokrasi, penguatan ideologi ASN, perlindungan karir, bantuan hukum, dan peningkatan kesejahteraan. Program ini diharapkan membawa dampak positif pada masyarakat.

Untuk itu kepada pengurus Korpri agar turut berperan serta secara aktif dalam menangani masalah inflasi, stunting, kemiskinan ekstrem, anak tidak sekolah, dan perkawinan anak-anak,” ujarnya.

Sementara itu dalam memperingati HGN/PGRI, Sonny mengatakan, pada tahun pertama Kemendikbud Ristek melahirkan program Merdeka Belajar dengan menghapus Ujian Nasional dan memberi kepercayaan kepada guru untuk menilai hasil belajar muridnya. Tahun berikutnya, diluncurkan Kurikulum Merdeka. Jika Asesmen Nasional mengukur tujuan perubahan, Kurikulum Merdeka memberikan petunjuk jalan mencapai tujuan itu.

“Terobosan besar dihadirkan dengan meluncurkan Pendidikan Guru Penggerak. Program ini berbeda dari pelatihan guru yang sudah ada sebelumnya, karena tujuannya untuk mendorong lahirnya generasi guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah yang mampu memimpin perubahan nyata.

Terakhir, yang juga sangat membahagiakan adalah kita sudah semakin dekat untuk mencapai target satu juta guru ASN PPPK guna memenuhi kebutuhan guru, dan meningkatkan kesejahteraan para pendidik,” tuturnya.

Dalam memperingati HKN ke-59 bertemakan “Transformasi Kesehatan untuk Indonesia Maju” dalam pidatonya Sonny menjelaskan, Pemerintah kini sedang menyusun Rencana Induk Bidang Kesehatan (RIBK), yang akan berfungsi sebagai haluan bersama dalam upaya pembangunan kesehatan di seluruh Indonesia.

“RIBK harus diacu oleh Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam merencanakan, menganggarkan dan mengimplementasikan program kesehatan di wilayahnya. Pemerintah Pusat tidak mampu melakukannya sendiri.
Hanya dengan sinergi yang kuat dan kolaborasi yang erat antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan seluruh elemen masyarakat, enam pilar transformasi kesehatan bisa kita tegakkan untuk perubahan yang lebih baik,” jelasnya.

Enam pilar tersebut di antaranya pertama, transformasi layanan primer fokus mengobati, menjadi mencegah. Kedua, transformasi layanan rujukan. Ketiga, transformasi sistem ketahanan kesehatan. Keempat, transformasi pembiayaan kesehatan. Kelima, transformasi SDM kesehatan.

Dan keenam, transformasi teknologi kesehatan.
Pada upacara tersebut juga dilakukan pembacaan ikrar dan penandatanganan Pakta Integritas netralitas ASN oleh Pj Wako Sonny, Pj Sekretaris Daerah Kota, Dr. Winarno, M.E, kepala OPD dan camat.

Ini merupakan amanat dari dari Keputusan Bersama Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Menteri Dalam Negeri, Kepala Badan Kepegawaian Negara, Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara, dan Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan Netralitas Pegawai Aparatur Sipil Negara dalam Penyelenggaraan Pemilihan Umum dan Pemilihan.

Adapun petugas pada upacara tersebut, Dieky Afsaputra, S.Pd (guru olahraga SMAN 3 Padang Panjang). Penggerek Bendera dari SMAN 3. Pembaca Pembukaan UUD 1945, Dr. Lainah, S.Ag, M.Pd (MAN 1). Pembacaan Panca Prasetya Korpri, Alim Fauzan, S.Pi, M.Eng, M.URP (Dinas Pangan dan Pertanian). Pembacaan sejarah PGRI, Yessi Novita, S.Pd (SMPN 4). Pemandu acara Neri Oktavia, S.Pd (SMPN 6). Pengiring musik siswa SMAN 3 Padang Panjang dan paduan suara, Ranting TK.

Upacara juga diikuti Forkopimda, kepala OPD, Pj. Ketua TP-PKK Kota, Sri Hidayani Sonny, SE.Ak, Pj. Ketua DWP, dr. Fitria Winarno, M.Biomed, Sp.Ak, ketua Bhayangkari, camat, lurah dan undangan lainnya. (shintia/Pulkani)

More articles

IklanIklanIklan HuT RI

Latest article