Iklan

Menyusuri Jejak Pengabdian TMMD, Kasiter Korem 071/WK Tinjau Langsung Progres di Krangean

PURBALINGGA — Pagi itu, suasana Dusun Batur, Desa Krangean, terasa sedikit berbeda. Aktivitas warga yang biasanya berjalan seperti biasa, kini berpadu dengan langkah-langkah mantap rombongan peninjau dari Kasiter Korem 071/Wijayakusuma, yang datang membawa satu tujuan, yakni memastikan setiap program berjalan sesuai harapan, Kamis (30/4/2026).

Didampingi jajaran terkait, peninjauan dimulai dari Posko TMMD atau pusat koordinasi yang menjadi lokasi utama seluruh kegiatan. Dari lokasi tersebut, rombongan mulai bergerak menyusuri sasaran fisik yang tengah dikerjakan, melihat dari dekat bagaimana pembangunan infrastruktur perlahan menjawab kebutuhan masyarakat.

Tak hanya infrastruktur umum, perhatian juga tertuju pada program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Di titik ini, Kasiter Korem 071/Wijayakusuma Letkol Cba (K) Rr. Sri Harjani Estri Dwi Asmoro, S.sos menegaskan bahwa TMMD bukan sekadar membangun fisik, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi masyarakat.

“Program TMMD ini adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kita ingin memastikan bahwa setiap sasaran, baik fisik maupun nonfisik, benar-benar memberi manfaat langsung dan berkelanjutan bagi masyarakat,” ungkapnya.

Langkah pun berlanjut ke lokasi pembangunan selanjutnya, yakni Jembatan Armco, salah satu sasaran vital yang diharapkan mampu membuka akses dan memperlancar mobilitas warga. Di lokasi tersebut, Kasiter menaruh perhatian khusus pada kualitas pekerjaan dan progres pembangunan, mengingat perannya yang strategis bagi konektivitas antar desa.

Peninjauan juga menyentuh Rumah Satgas, tempat para prajurit tinggal sementara selama menjalankan tugas. Di sinilah semangat pengabdian terlihat lebih dekat, tentang bagaimana TNI hidup berdampingan dengan masyarakat, berbagi ruang, waktu, dan cerita.

Menurut Kasiter, keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan, tetapi juga dari kuatnya kebersamaan yang terjalin.
“Kami melihat semangat gotong royong yang luar biasa di sini. Ini yang menjadi kekuatan utama TMMD, bukan hanya membangun desa, tetapi juga membangun kebersamaan dan kepedulian,” tambahnya.

Adapun, seluruh rangkaian kegiatan peninjauan tersebut berlangsung dengan aman, lancar, dan tertib. Namun lebih dari itu, kunjungan ini menjadi penegas bahwa setiap program yang dijalankan terus dipantau dan dievaluasi, demi memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Di Desa Krangean, TMMD bukan sekadar program. Ia adalah cerita tentang kerja bersama, tentang harapan yang dibangun dari fondasi sederhana, dan tentang langkah-langkah kecil yang membawa perubahan besar.(faiza)

Must Read

Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Related News