Senin, Mei 20, 2024

Desa Cincing Kabupaten Bandung Berdayakan Pemuda, Aspena Minta Diterapkan di Dharmasraya

Must read

Asosiasi Pemuda Nagari (ASPENA) Kabupaten Dharmasraya, Kamis (1/9), melakukan sharing informasi ke Desa Cingcin, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat.

Dalam sharing informasi ini, rombongan dari Aspena disambut langsung oleh Kades H Aceng Syuhud, Sekretaris Desa Mahmud, Ketua BPD Herry Suherman, Ketua LPMD, H Wawan, Ketua Karang Taruna, kepala RT serta RW.

Kades Desa Cingcin, H Aceng Syuhud, dalam sharing informasi mengucapkan selamat datang kepada para Ketua Pemuda dan perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Dharmasraya ke Desa Cingcin.

Ia juga terheran-heran, kok bisa pemuda Dharmasraya jauh dari Propinsi Sumatera Barat bisa berkunjung sebanyak ini? Tentu ini butuh komitmen dan perhatian tinggi dari kepala daerahnya pada kemajuan daerah dan peningkatan kopetensi pemudanya.

“Selamat Datang di Desa Cingcin, Inilah Desa kami dan kami sangat tersanjung sekali, para ketua pemuda di Dharmasraya ini mau berkunjung dan bertukar informasi dengan kami, ” jelasnya.

Dalam membangun Desa Cingcin, kata H Aceng yang akan maju sebagai kandidat Bupati Kabupaten Bandung, ia menjadikan pemuda yang tergabung di Karang Taruna, sebagai garda terdepan dalam membangun desa.

“Bumdes kita serahkan pengelolaanya ke Karang Taruna, ” jelasnya.

Tak hanya Bumdes, kata Aceng, pengelolaan pasar, pujasera bahkan proyek yang ada baik dari APBN, Provinsi, Kabupaten, proyek dari anggara Dana Desa yang masuk di Desa Cingcin, pengelolaan diserahkan ke pemuda.

“Peran Pemuda memang kita berdayakan dalam membangun desa, sebab dengan memberdayakan para pemuda ini, mereka menjadi aktif dalam setiap kegiatan dan ini juga untuk mengantisipasi para pemuda kita terlibat narkoba, miras, judi dan perbuatan maksiat lainnya, ” tegasnya.

Ditambahkan, Aceng yang masuk nominasi Desa Bersinar, untuk pemberdayaan pemuda ini tidak hanya dalam tataran desa saja, tapi juga hingga RT dan RW.

“Jadi kita minta semua pemuda, terlibat dalam membangun desa dan tidak hanya terlibat dalam kegiatan tahunan saja. Tapi juga terlibat dalam semua bidang yang tengah dilakukan oleh pemerintah desa dalam membangun Desa Cingcin, ” jelasnya.

Jadi, kata H Aceng, kalau Desa mana saja termasuk Dharmasraya, kalau mau maju Desanya, libatkan pemuda.

“Kalau tidak dilibatkan, rebut kepemimpinan desa itu oleh pemuda. Kami berharap kedepan para pemuda Dharmasraya ini yakni Aspena jadi pemimpin pemimpin di desa dimana para pemuda itu tinggal, ” ulasnya.

Kemudian, lanjut H Aceng, Desa Cingcin, saat ini masuk dalam nominasi Desa Bersinar yakni Desa Bebas Narkotika.

“Kita bertekad Desa Cingcin bebas dari segala bentuk maksiat, untuk mewujudkan itu, lagi lagi saya sebagai pimpinan desa melibatkan para pemuda, ” tandasnya.

Disela-sela kegiatan Ketua Pemuda Sungai Duo, Hendra Kusuma dan Ketua Pemuda Siguntur Wismarianto, menyambut baik pemaparan yang disampaikan oleh Kepala Desa Cingcin, H Aceng Syuhud.

“Hasil sharing informasi di Desa Cingcin ini akan kami sampaikan dan akan kami bawa ke Aspena untuk menjadi bahasan serius dalam organisasi untuk ikut berkontribusi membangun nagari, ” jelasnya.

Kata Hendra, kegiatan yang kita lakukan ini, tak hanya dicap sebagai kegiatan jalan jalan saja akan tetapi juga hasil sharing informasi kita bawa ke organisasi dan kemudian kita bawa ke nagari masing masing untuk diterapkan.

“Sangat menarik sekali di Desa Cingcin ini, pemuda sangat aktif dan pemuda tidak hanya dilibatkan pas ada acara saja. Tetapi pemuda diminta sebagai garda terdepan dalam membangun nagari. Kita ingin, para pemuda di setiap nagari di Dharmasraya aktif dalam membangun nagari dengan berkolaborasi dengan pemerintah nagari dalam membangun, ” tandasnya.

Dari pantauan media, sharing informasi ini dipimpin langsung oleh Kadis Pertanian yang juga Ketua Aspena, Darisman, Kepala Inspektorat Andi Sumanto, Kabid Pemerintah Nagari, Yuli Adri, dan Jabatan Fungsional di Disbudparpora, Zarkasyi.

Kabid Pemerintah Nagari, Yuli Adri, dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan sharing informasi ini diikuti oleh para pemuda yang tergabung di Aspena.

“Setidaknya ada sekitar 52 lebih pemuda mengikuti kegiatan sharing informasi ini, selain sharing informasi kita juga melakukan wisata di Kabupaten Bandung, ” jelasnya.

Apa yang didapat dalam sharing informasi ini, kata Yuli Adri, hendaknya bisa diterapkan di Dharmasraya.

“Kita berharap, hasil sharing informasi ini nanti jadi rumusan dalam organisasi Aspena dalam membangun nagari di Dharmasraya, ” tandasnya. (tim)

More articles

IklanIklanIklan HuT RI

Latest article