Iklan
Iklan

Perbaikan Intake Lubuk Paraku Dukung Kontinuitas Layanan Air Bersih di Padang

PADANG – Balai Wilayah Sungai Sumatera V (BWSS V) Padang melakukan perbaikan Mercu Intake Lubuk Paraku sebagai upaya menjaga keandalan infrastruktur pengambilan air baku yang menjadi bagian penting dalam sistem penyediaan air bersih bagi masyarakat Kota Padang, (02/09).

Pekerjaan tersebut difokuskan pada pemulihan fungsi bangunan intake yang selama ini berperan dalam proses pengambilan dan pengaliran air baku menuju instalasi pengolahan. Kondisi bangunan yang mengalami kerusakan dinilai berpotensi memengaruhi kinerja sistem penyediaan air apabila tidak segera ditangani.

Perbaikan diawali dengan pemeriksaan kondisi bangunan untuk mengetahui tingkat kerusakan serta menentukan metode penanganan yang sesuai. Selanjutnya dilakukan perbaikan pada bagian mercu dan sejumlah pekerjaan teknis pendukung lainnya guna mengembalikan keandalan bangunan.

Kasubag Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein, mengatakan keberadaan infrastruktur air baku yang andal menjadi faktor penting dalam menjaga kontinuitas pelayanan kepada pelanggan.

“Keandalan sumber dan infrastruktur air baku merupakan bagian fundamental dari keberlangsungan pelayanan. Ketika infrastruktur intake terjaga, proses pengambilan air baku dapat berlangsung optimal dan risiko gangguan terhadap sistem dapat ditekan,” ujarnya.

Menurut Adhie, sistem penyediaan air merupakan satu kesatuan yang saling terhubung, mulai dari sumber air, bangunan pengambilan, sistem pengaliran hingga instalasi pengolahan. Karena itu, pemeliharaan infrastruktur di bagian hulu menjadi langkah penting untuk menjaga kualitas dan kontinuitas pelayanan air bersih.

Sementara itu, Plt Kepala BWSS V Padang, Reski Wahyudi, menegaskan perbaikan Mercu Intake Lubuk Paraku merupakan bagian dari upaya menjaga fungsi infrastruktur sumber daya air agar tetap berjalan optimal.

“Prinsip utama dalam pekerjaan ini adalah memastikan bangunan pengambilan air baku kembali berfungsi dengan baik dan memiliki tingkat keandalan yang memadai. Penanganan dilakukan berdasarkan kondisi aktual di lapangan dan kebutuhan teknis bangunan,” katanya.

Ia menjelaskan, bangunan sumber daya air yang setiap hari berhadapan dengan aliran air dan perubahan kondisi lingkungan memerlukan pemeriksaan serta pemeliharaan secara berkala agar tetap dapat berfungsi optimal.

Menurutnya, perbaikan tidak hanya bertujuan mengatasi kerusakan yang ada, tetapi juga sebagai langkah preventif untuk menjaga umur layanan infrastruktur.

“Kami tidak ingin menunggu sampai terjadi gangguan yang lebih besar. Pemeliharaan dan perbaikan merupakan bagian dari upaya menjaga aset infrastruktur sumber daya air agar tetap memberikan manfaat secara optimal,” ujarnya.

Perbaikan Mercu Intake Lubuk Paraku juga menunjukkan pentingnya sinergi antara BWSS V sebagai pengelola infrastruktur sumber daya air dan Perumda Air Minum Kota Padang sebagai penyedia layanan air bersih.

Dengan membaiknya kondisi bangunan pengambilan air baku tersebut, diharapkan sistem penyediaan air dapat beroperasi lebih stabil dan mampu mendukung kebutuhan masyarakat Kota Padang secara berkelanjutan. (Len)

Must Read

Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Related News