Senin, Juli 22, 2024

Masjid Asy Syura DPRD Sumbar Diresmikan

More articles

Padang,dutametro.com.-Masjid Raya Asy Syura Provinsi Sumatera Barat DPRD diresmikan pada Senin, 4 April 2024. Masjid ini terdiri dari tiga lantai, dilengkapi dengan berbagai fasilitas modern dan mampu menampung 500 hingga 600 jamaah.

Wakil Gubernur (Wagub) Sumbar Audy Joinaldy melakukan pemotongan pita pada Senin untuk memperingati peresmian masjid yang dibangun dengan anggaran Rp 21 miliar dari APBD tersebut, didampingi Ketua DPRD Sumbar Supardi. , dan Sekwan  Raflis dibangun.

Wagub menyampaikan harapannya agar masjid ini menjadi tempat ibadah masyarakat setempat dan selalu berupaya menjadi keberkahan bagi semua.Sementara itu, Ketua DPRD Sumbar Supardi mengungkapkan motivasinya yang sebesar-besarnya untuk menjadikan masjid ini lebih dari sekedar tempat ibadah.

“Masjid ini dilengkapi dengan fasilitas untuk diskusi, pertemuan dan perbincangan tentang apa saja. Masjid ini juga berfungsi sebagai perpustakaan. Manual atau digital. “Saat ini di perpustakaan digital baru ada 2.000 judul buku, namun saya berharap ke depan jumlah tersebut bisa mencapai 2 juta judul,” kata Supardi.

Supardi juga memanfaatkan kesempatan ini untuk mengajak semua yang hadir untuk mengenang kisah-kisah para tokoh yang pemikirannya dihargai oleh dunia namun meski dengan keterbatasan yang ada di masa lalu, mampu menciptakan karya yang hebat dan akan dikenang selamanya.

Seperti Tan Malaka dengan bukunya Madilog yang memuat uraian gagasan-gagasan besar materi, dialektika, dan logika; ada pula Buya Hamka yang menerbitkan Tafsir Al Azharnya dengan beberapa judul yang diselesaikannya di penjara yang jelas sangat terbatas.

“Waktu itu belum ada Wi-Fi, belum ada AC, belum ada kipas angin, belum ada komputer, dan kemampuan baca tulis terbatas, tapi mereka punya ide yang luar biasa,” kenang Supardi.Merujuk pada keberadaan Masjid Asy Syura di Sumbar, Supardi berharap dengan adanya masjid ini ke depannya akan tumbuh literasi yang hebat melalui bangunan-bangunan yang ada.

“Masyarakat dilahirkan cerdas sehingga mampu mengembangkan kemampuan membaca dan menulis.” “Saya berharap melalui masjid ini literasi dapat ditingkatkan pada generasi berikutnya,” kata Supardi.

Dijelaskan Sekwan Raflis sebelumnya, masjid ini lahir dari keinginan DPRD Sumbar untuk memperkuat dan menguatkan agama di lingkungan DPRD Sumbar.Biaya pembangunan masjid tersebut masuk dalam anggaran APBD tahun 2021 dengan periode anggaran 2022-2023 dan memakan waktu selama 395 hari.

Dijelaskan, terdapat ruang konferensi serbaguna di lantai satu masjid yang mampu menampung 100 orang. Selain itu, ada ruang bersama, perpustakaan dan banyak lagi.“Kami bekerja sama dengan Perpustakaan Nasional untuk mendirikan perpustakaan masjid,” ujarnya.

Kemudian di lantai 2 terdapat musala yang mampu menampung sekitar 400 orang dan di lantai 3 mampu menampung jamaah sekitar 125 orang. Masjid ini mampu menampung total sekitar 600 orang.masjid dilengkapi dengan berbagai sistem otomatis dan hemat energi. Ada juga penangkal petir elektrostatis yang digunakan di masjid dan banyak solusi cerdas lainnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest