Jumat, April 12, 2024

3 Anggota FKPPI Terduga Penyekapan-Aniaya Polisi Diserahkan ke Polres Binjai

Must read

Binjai, Dutametro.com – Sebanyak tiga orang anggota FKPPI yang diduga telah menyekap dan melakukan penganiayaan terhadap polisi di Desa Lau Mulgap, Kecamatan Selasai telah diserahkan ke Polres Binjai.

Menurut keterangan Kasat Reskrim Polres Binjai AKP Rian Permana mengatakan, “Kami sudah menerima laporan terkait kejadian itu dan diserahkan 3 orang pelaku yang diamankan di lokasi” katanya, Jumat (4/8/2023).

Kemudian dia menjelaskan saat ini 3 orang pelaku tersebut belum ditetapkan sebagai tersangka melainkan masih diperiksa. Sedangkan ketiganya diketahui merupakan anggota FKPPI.

Disebutkan Rian, “Sejauh ini kami ketahui 3 orang ini memang anggota FKPPI,” sebutnya.

Seperti diketahui sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Langkat AKP Luis menjelaskan awalnya mereka ke lokasi untuk mengincar pelaku lain terkait tewasnya Ketua PAC IPK, Simson Sembiring (41), saat bentrok dengan FKPPI beberapa waktu lalu.

Namun saat di lokasi sempat terjadi perlawanan dari sejumlah warga yang diduga massa dari FKPPI. Selanjutnya dari insiden itu ada 4 personel Polres Langkat yang sempat disekap dan dianiaya.

Namun meski begitu lanjut Luis, ada 6 orang yang diamankan dari pelaku. Yakni 3 orang berkaitan dengan kasus Simson dan 3 orang lainnya menyangkut penganiayaan polisi.

Kemudian dijelaskannya, karena lokasinya dalam wilayah hukum Polres Binjai maka personel yang terluka membuat aduan. Sehingga 3 orang yang diduga menganiaya petugas langsung diserahkan ke Polres Binjai.

Adapun korban Simson tewas dibacok saat IPK dan FKPPI bentrok di Desa Beruam pada Minggu (9/7) sekitar pukul 18.30 WIB. Saat bentrokan itu juga ada dua orang yang luka- luka.

Pertama, seorang personel dari Sat Intel Polres Langkat, yakni Brigadir Risky Akbar Harahap (30). Risky terkena lemparan batu serta lainnya saat berusaha melerai bentrok.

Kedua, Sultan (21), seorang mahasiswa tapi anggota IPK Langkat turut terluka. Sultan mengalami luka bacok di kepala dan langsung dirawat di Puskesmas Kuala, lalu dirujuk ke RS Delia Stabor.(H.A)

More articles

IklanIklanIklan HuT RI

Latest article