Kabupaten Semarang – Teras rumah Bapak Paidi perlahan berubah wajah. Di atas hamparan adukan semen dan pasir, tangan-tangan yang bekerja dengan penuh ketelitian meratakan setiap sudut, menghadirkan permukaan yang kokoh sekaligus indah dipandang. Setiap sapuan plester bukan sekadar menyempurnakan teras, melainkan menghadirkan ruang pertama yang akan menyambut setiap langkah dengan rasa nyaman.
Di balik pekerjaan yang tampak sederhana, tersimpan semangat gotong royong dan kepedulian yang begitu besar. Butiran semen yang melekat pada dinding dan lantai menjadi saksi bahwa sebuah rumah yang layak dibangun bukan hanya dengan material, tetapi juga dengan kebersamaan, ketulusan, dan pengabdian. Selasa (4/8/2026).
Kini, plester teras rumah beliau yang beralamat di RT 21/RW 08, Dusun Banjari, Desa Cukil, Kec. Tengaran, Kab. Semarang menjadi simbol bahwa harapan selalu memiliki tempat untuk bertumbuh. Sedikit demi sedikit, setiap proses membawa rumah ini semakin mendekati impian: sebuah hunian yang kokoh, nyaman, dan menjadi tempat terbaik bagi keluarga untuk menapaki hari-hari penuh harapan.
(Faiza)


























