Selasa, Mei 21, 2024

Dinas Ketahanan Pangan Kepsul Apresiasi Kinerja Pangan Desa Modapuhi Trans

Must read

Sanana, dutametro.com – Dinas Ketahanan Pangan Kepsul Apresiasi Kinerja Pangan Desa Modapuhi Trans.Kerja keras Pemerintah Desa Modapuhi Trans dan Warga demi mengembangkan Pangan Desa, mendapat sorotan baik oleh Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Provinsi Maluku Utara (Malut).

Kadis Ketahanan Pangan, Siti Hawa Marasabessy, kepada dutametro.com melalui Via Telepon belum lama ini mengatakan, dari beberapa Desa yang mengelola Pangan, Dinasnya menerima informasi baik berupa pemberitaan yang berkembang di media maupun dari tim Kantor, Rabu (28/6/2023) kemarin.

“Kami suda menerima informasi baik berupa berita di media maupun dari rekan Kantor, terkait kerja keras Pemerintah Desa Modapuhi Trans dan Warga yang antusias mengembangkan pangan mereka, dari hasil sesuai informasi itu cukup luar biasa, sehingga perlunya kerja sama untuk bagaimana bisa membangun, dan meraih hasil sebagai Desa Mandiri dan maju,”pungkasnya.

Sebelumnya, pemberitaan yang dilansir dari KoranMalut.Com.id, oleh Kades Modapuhi Trans, Mukaram Buamonabot, menyampaikan, gerakan Pangan Lokal berbasis Desa tentunya mendukung perwujudan konsep Nawa Cita ketiga membangun Indonesia dari pinggiran sebagaimana anjuran Kemendes. Penyampaian Kades, pada 21/6/2023 pekan lalu.

Hal tersebut kemudian mendapat sorotan baik dari Instansi terkait, sebagaimana yang disampaikan oleh Siti Hawa Marasabessy, selaku Kepala Dinas Ketahngan Pangan.

Siti bilang, suda jauh hari Dinas yang berkaitan dengan Pangan ini suda mau melakukan sosialisasi ataupun bentuk peninjauan, hanya saja ada keterlambatan. semua itu kerena jalur akses pada hari-hari sebelumnya belum memadai, namun sekarang jalan sebagai akses transportasi suda direalisasi oleh Pemda sehingga dalam jangka waktu dekat ini akan ditentukan Peninjauan Dinas Ketehanan Pangan ke Desa Modapuhi Trans.

Selain itu, kata Siti, tidak semua Pangan Desa melekat kepada Dinas Pangan, ada hal yang mungkin bisa dikalaborasi. Sehingga dirinya akan berkordinasi dengan beberapa Dinas terkait.

“Nanti kita cek (tinjau) apa yang masi kurang dan sangat dibutukan, misalnya semacam alat transportasi khusus untuk pangan atau penggilingan padi (beras), dan kebutuhan mendasar apa saja. Untuk kami, yang difokuskan adalah pasar, agar dapat membantu Desa mengelola hasil Pangannya,”tutupnya.

(ikdrakel)

Ket photo : Lansiran KoranMalut.Com

More articles

IklanIklanIklan HuT RI

Latest article