SOLOK, dutametro.com – Wakil Wali Kota Solok, H. Suryadi Nurdal, menghadiri Konsultasi Publik Rencana Aksi Daerah Pangan dan Gizi Berbasis Potensi Sumber Daya Lokal (RAD-PGBPSDL) Tahun 2026–2030 di Akmal Room Bapperida Kota Solok, Rabu (4/11/2026).
Penyusunan RAD-PGBPSDL ini merupakan tindak lanjut UU Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan dan Perpres Nomor 81 Tahun 2024. Rencana aksi ini menjadi landasan strategis daerah untuk memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kualitas gizi, serta mendorong penganekaragaman konsumsi berbasis potensi lokal.
RAD-PGBPSDL juga selaras dengan Asta Cita Presiden RI, RPJMN 2025-2029, RPJMD Sumbar, dan RPJMD Kota Solok 2025-2029 dalam mendukung kemandirian pangan dan transformasi sistem pangan menuju Indonesia Emas 2045.
*Produksi Padi Turun Akibat Banjir Bandang*
Dalam pemaparan, terungkap produksi padi Kota Solok sempat naik pada 2021–2024, namun turun pada 2025 akibat kemarau panjang dan banjir bandang November 2025. Komoditas hortikultura seperti bawang merah dan cabai keriting juga terdampak iklim.
Tantangan lain yakni alih fungsi lahan sawah dan minimnya regenerasi petani. Petani milenial di bawah 45 tahun di Kota Solok baru 7,65 hingga 8,24 persen dari total petani.
Dari sisi keterjangkauan, pengeluaran pangan per kapita per bulan 2025 tercatat Rp924.460. Rumah tangga mengalokasikan 49,79 hingga 58,69 persen pendapatan untuk kebutuhan pangan.
*PPH Lampaui Target, PoU Masih 7,35 Persen*
Di tengah tantangan, Kota Solok mencatat capaian positif. Skor Pola Pangan Harapan (PPH) 2025 mencapai 94,13, melampaui target RPJMD 93,10. Ini menunjukkan kualitas dan keragaman konsumsi pangan membaik.
Namun, Prevalence of Undernourishment (PoU) masih di angka 7,35 persen pada 2025. Artinya, akses dan keterjangkauan pangan bergizi masih perlu diperkuat.
Melalui konsultasi publik ini, Pemko Solok menghimpun masukan lintas sektor agar RAD-PGBPSDL 2026-2030 benar-benar sesuai kondisi daerah, tidak hanya menjamin ketersediaan pangan, tetapi juga akses masyarakat terhadap pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman.











