Wah, Bus Musalla dan Toilet Keliling Hadir Di Exit Tol Singosari Malang

oleh
Insert Plt Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Kabupaten Malang Khairul Kusuma | Foto: Suseno

Malang, Dutametro – Untuk memenuhi kebutuhan sarana ibadah dan sanitasi bagi masyarakat, khususnya pengguna jalan Tol, Pemerintah Kabupaten Malang menyediakan Bus Musala dan Toilet keliling di exit Tol Singosari.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Kabupaten Malang, Khairul Kusama mengatakan, bus Musala dan toilet serta air bersih yang disediakan Pemerintah Kabupaten Malang saat Natal dan Tahun Baru (Nataru) kemarin untuk meningkatkan pelayanan sanitasi di rest area exit Tol Singosari.

“Fasilitas yang disediakan Pemkab Malang bagi pengguna jalan tol saat berada di rest area merupakan hasil kerjasama tiga dinas yaitu, Dinas DKPCK yang menyediakan fasilitas toilet, Bagian Umum dengan bus Musala dan Perumda Tirta Kanjuruhan dengan air bersihnya,” kata Khairul Kusuma, Kamis (6/1/2022).

Ditambahkan Khairul Kusuma keberadaan fasilitas umum tersebut merupakan program Bupati Malang dan Forkopimda dalam memberikan pelayanan pada masyarakat saat mengecek pengamanan menjelang Nataru.

“Jadi fasilitas itu bentuk sinergitas kami dengan Forkompimda, kami siap memfasilitasi dan mensuport apa saja yang diinginkan Forkompinda,” jelas Khairul Kusuma.

Saat ini pihaknya baru memiliki dua mobil toilet dan nantinya akan dilakukan pengadaan toilet portable guna menunjang dan mencukupi kebutuhan di lapangan,

“Saat ini Pemkab Malang memiliki satu bus Musala, dua mobil toilet dengan beberapa toilet portable yang kita miliki dan mobil tangki air bersih yang merupakan satu paket fasum,” beber Khoirul Kusuma.

Oong – panggilan akrabnya menilai mobil toilet yang dimiliki DPKPCK sangat dibutuhkan masyarakat dalam menjaga kesehatan lingkungan.

“Kami menilai keberadaan mobil Fasum tersebut sangat dibutuhkan kehadirannya sebagai sarana sanitasi dasar kebutuhan masyarakat,” beber Oong.

Ke depan Fasum tersebut akan terus dikembangkan dan digunakan untuk kegiatan dan acara Pemkab Malang seperti pameran atau event event besar,

“Nantinya Fasum tersebut akan diperluas fungsi dan kegunaannya, tidak hanya di exit tol Singosari saja, namun di tempat yang banyak dikunjungi masyarakat umum, seperti tempat wisata, gedung olahraga dan pusat perbelanjaan,” pungkas Khairul Kusuma.

Guh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *