KKN Reguler I Universitas Andalas di Nagari Simawang Tahun 2026 Adakan Sosialisasi dan Edukasi Anti Bullying di SMPN 2 Rambatan

Tanah Datar – Mahasiswa KKN Reguler I Universitas Andalas di Nagari Simawang tahun 2026 adakan ruang edukasi bagi siswa siswi anti bullying di SMPN 2 Rambatan yang bertajuk “Stop Bullying Mari Saling Melindungi” pada Sabtu (24/01) lalu.

Saat ini, Maraknya kasus perundungan di kalangan remaja menjadi perhatian yang serius dalam dunia pendidikan. Menanggapi hal tersebut, edukasi Anti Bullying (perundungan) bukan sekedar program kerja yang formalitas, melainkan sebagai batu fondasi untuk membangun perilaku yang lebih sehat terhadap masyarakat.

Mahani dan Faathir Tora Ugraha Mahasiswa KKN menyampaikan keluhan wali murid yang menceritakan, bahwa cucunya kerap mengalami perundungan yang dilakukan oleh teman sekelasnya.

“Ketika pulang sekolah, baju seragam sekolah dicoret arang oleh teman sekelasnya, padahal besok dipakai kembali kesekolah kotor terkena arang bekas pembakaran kayu,” ujarnya.

Ia menceritakan, bahwa mereka didorong-dorong dari belakang menggunakan arang kayu tersebut oleh teman-temanya yang lain. Salah satu kasus tersebut membuktikan bahwa bullying masih menjadi suatu permasalahan yang serius dilingkungan sekolah.

“Sebab ketika terjadi tentulah anak tersebut merasa tidak aman dan merasa terindimidasi.
Kita bisa ambil poin utama dalam edukasi ini merangkup beberapa jenis-jenis bullying yaitu tak hanya fisik, tapi juga verbal, sosial, dan cyberbullying di media sosial,” jelasnya.

Selanjutnya, harapan dan poin dalam esukasi ini kepada siswa siswii agar berhenti menjadi penonton, apabila siswa yang melihat terjadinya perundungan untuk berani melapor atau membela korban, bukan justru ikut menonton atau merekam.

Dikesempatan yang sama, kepala sekolah SMPN 2 Rambatan Defi Warman, berharap kegiatan ini bukan sekadar formalitas dan edukasi. “Kita ingin memastikan setiap anak merasa aman saat melangkah masuk ke gerbang sekolah, pihak sekolah akan terus-menerus monitor dan pantau siswa siswi untuk tidak membulying teman sekolah,” ajaknya. MNH

Must Read

Iklan

Related News