Kamis, Mei 30, 2024

Seekor buaya Menerkam Pria Tojo Una-Una Sulteng Saat Buang Hajat Dipinggir Pantai Tobil

Must read

Tojo Una-Una, Dutametro.com – Seekor buaya kembali menerkam manusia, peristiwa kali ini terjadi di pinggir pantai Tobil dimana seorang pria berinisial AL (32) di Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah (Sulteng) tewas diterkam buaya saat hendak buang hajat. Adapun korban ditemukan tewas dengan sejumlah luka bekas gigitan buaya di tubuhnya.

Menurut keterangan Kapolsek Una-Una Iptu Maryanto mengatakan peristiwa itu terjadi di Pantai Desa Tobil, Kecamatan Togean pada Kamis (29/6) pukul 00.01 Wita. Dimana saat itu korban yang ingin membuang hajat di dekat dermaga tiba-tiba diterkam seekor buaya.

Kemudian lanjut Maryanto, “Awalnya Polsek Una-Una mendapat informasi dari Facebook bahwa telah terjadi serangan buaya terhadap seorang warga Tobil yang bekerja sebagai petani,” ujarnya, Jumat (30/6/2023).

Sementara itu kakak AL yang melihat kejadian tersebut langsung berlari menuju bibir pantai untuk menolong korban. Selanjutnya kakak korban bahkan tidak merasa takut memegang buaya yang menerkam tersebut demi menyelamatkan AL.

Maryanto menyebut, “Pada saat kejadian kakak korban sempat melihat korban dan menolong dengan cara memegang buaya tersebut,” ujarnya.

Akan tetapi lanjut Maryanto, kakak korban tidak bisa berbuat banyak lantaran tidak mampu mengimbangi kekuatan buaya yang menerkam kakaknya tersebut. Bahkan korban diseret ke tengah laut dengan jarak sekitar 40 meter dari dermaga.

Diungkapkan Maryanto, “Karena ukuran buaya yang besar dan diperkirakan sekitar 4 meter sehingga saksi tidak mampu menahan buaya tersebut,” ucapnya.

Kemudian dia menerangkan korban baru berhasil ditemukan sekitar pukul 12.30 Wita. Korban ditemukan setelah dilakukan pencarian oleh Personel Polsek Una-Una dan Babinsa dengan menggunakan perahu.

Bahkan ujar Maryanto, “Tim menggunakan perahu dan menyelam di sekitar lokasi korban terlepas dari mulut buaya. Korban ditemukan di dasar laut dalam kondisi meninggal dunia,” terangnya.

Perut Buaya Dibelah Usai Terkam Warga

Menurut keterangan Maryanto mengatakan warga awalnya menangkap buaya yang menerkam AL sebelum jasad korban ditemukan di dalam laut. Perut buaya berukuran 3 meter itu lantas dibelah setelah diduga menelan AL.

Kemudian sebut Maryanto, “Iya ditangkap karena dikira (korban) sudah ditelan. (Ukuran buaya) 3 meteran. Buaya itu lebih dulu ditemukan sebelum siangnya (jasad) korban ditemukan,” jelasnya.

Bahkan Maryanto menuturkan saat perut buaya tersebut dibelah, warga tidak menemukan jasad korban. Sehingga warga kembali melakukan pencarian dan korban akhirnya ditemukan di dalam laut.

“Sudah dibelah kan tidak ada (jasad korban),” terangnya.(H.A)

More articles

IklanIklanIklan HuT RI

Latest article