Sabtu, Februari 24, 2024

Pimpin Apel Bulan K3, Pj Wako Zefnihan Sampaikan Pentingnya K3 Dalam Membangun Ekosistim Kerja Yang Aman, Efisien dan Produktif

Must read

Sawahlunto, dutametro.com-Pimpin Apel Bulan K3, Pj Wako Zefnihan Sampaikan Pentingnya K3 Dalam Membangun Ekosistim Kerja Yang Aman, Efisien dan Produktif. Penjabat (Pj) Wali Kota Sawahlunto Zefnihan pimpin apel Bulan K3 Nasional di pelataran Gedung Ombilin Lapangan Segitiga, Rabu (7/2/2024).

Bulan K 3 Nasional diperingati selama satu bulan penuh, terhitung 12 Januari sampai 22 Februari 2024 dengan tema ‘ Budayakan K3 sehat dan selamat dalam bekerja terjaga keberlangsungan usaha ‘.

Membacakan pidato Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Republik Indonesia Pj Zefnihan menyampaikan, pembangunan ekosistem ketenagakerjaan yang unggul, tidak hanya mengusung penyusunan regulasi yang baik di bidang ketenagakerjaan. Namun, yang tidak kalah penting adalah meningkatkan pemahaman dan kesadaran kepada seluruh pihak dalam menerapkan norma ketenagakerjaan.
“Salah satu kunci penting dari pembangunan ekosistem ketenagakerjaan yang unggul adalah dengan membangun budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja yang baik. Dengan adanya budaya K3 yang unggul, maka angka kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja akan dapat ditekan, yang pada akhirnya diharapkan mampu meningkatkan produktivitas kerja,” sampai dia.

Keberhasilan program K3 diharapkan dapat menekan kerugian, meningkatkan kualitas hidup, dan indeks pembangunan manusia. Lebih jauh, implikasi dari keberhasilan penerapan K3 akan sangat menunjang pembangunan nasional, peningkatan daya saing nasional untuk mencapai pembangunan yang berkelanjutan, serta peningkatan daya saing nasional di era global.

Peringatan ini sampai Pj Zefnigan, menjadi momentum mengingatkan akan pentingnya K3, guna terciptanya tempat kerja yang aman, efisien, dan produktif. Pembangunan ekosistem ketenagakerjaan yang unggul, tidak hanya didukung dengan adanya regulasi yang baik di bidang ketenagakerjaan.
Kemudian semua pekerja terlindungi secara sosial, termasuk mereka yang terlibat dalam kegiatan ekonomi informal, dan semua pekerja tersalurkan suara dan aspirasinya melalui sistem dialog sosial yang berharkat secara kemanusiaan.
Terpisah, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPSPNaker) Sawahlunto, Dwi Darmawati kepada dutametro.com mengungkapkan, pelaksanaan bulan K 3 Nasional tingkat Kota Sawahlunto tahun ini hanya melibatkan beberapa perusahaan saja, mengingat situasi menjelang Pemilu 2024.
“Hanya dua kegiatan saja, yakni Apel.K 3 dan donor darah dengan sponsor dari PT PLN IP UPK Ombilin dan PT BA UPO Sawahlunto,” kata dia.(rki)

More articles

IklanIklanIklan HuT RI

Latest article