Perketat Pengawasan, Kapolres Blitar Kota Bersama Satgas PMK Kota Blitar Cek Kesehatan Di Peternakan Sapi

oleh -95 Dilihat

Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono S.H S.I.K M.Si bersama Satgas Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Polres Blitar Kota memeriksa kesehatan sapi secara random di kandang peternak di wilayah Kecamatan Sukorejo Kota Blitar, Selasa (7/6/2022).

Upaya itu dilakukan untuk mencegah penyebaran wabah penyakit mulut dan kuku di wilayah Kota Blitar.

Sebelum mendatangi kandang peternak, Kapolres Blitar Kota bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Blitar mengecek pos penyekatan lalu lintas hewan ternak di kawasan Pasar Hewan Dimoro Kota Blitar.

Kapolres Blitar Kota melihat kesiapan petugas di pos penyekatan yang rutin melakukan pemeriksaan dan penyemprotan disinfektan terhadap sapi yang hendak masuk ke Pasar Hewan Dimoro.

“Sapi yang masuk ke Pasar Hewan Dimoro dilakukan pemeriksaan dan penyemprotan di pos penyekatan. Petugas juga mendata asal sapi dari daerah mana saja,” kata Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono.

Usai dari pos penyekatan Pasar Hewan Dimoro, AKBP Argowiyono bersama Satgas PMK didampingi dokter hewan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Blitar mendatangi kandang peternak sapi di wilayah Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar.

AKBP Argowiyono melihat kebersihan kandang di peternak sapi milik Slamet Misbahudin di Kecamatan Sukorejo.

Petugas dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Blitar memeriksa mulut dan kaki beberapa sapi di kandang tersebut.

“Kami juga mengecek langsung ke kandang peternak untuk memastikan sapi di Kota Blitar aman dari wabah PMK. Hasil pemeriksaan beberapa sapi di kandang peternak kondisinya sehat,” ujarnya.

Dikatakannya, Satgas PMK Polres Blitar Kota terus memperketat pengawasan hewan ternak untuk mencegah penyebaran wabah PMK di wilayah Kota Blitar.

Menurutnya, sampai sekarang belum ditemukan kasus PMK di wilayah Kota Blitar.

“Kota Blitar masih zona hijau dari wabah PMK. Untuk itu, pengawasan lalu lintas sapi terus kami perketat. Kami juga mengimbau para peternak tidak panik dan tetap menjaga kebersihan kandang,” katanya.

Sementara itu Peternak sapi asal Kecamatan Sukorejo yaitu Slamet Misbahudin mengatakan untuk menghindari Virus PMK para peternak selalu menjaga kebersihan kandang dan memperhatikan pakan ternak untuk menjaga kesehatan sapi.

Jika ada sapi sakit, para peternak langsung memberikan vitamin dan melakukan karantina.

“Kalau ada sapi yang sakit langsung kami suntik vitamin dan dilakukan karantina,” katanya.(SA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.