Terima Pengurus Persakmi Pusat, Hasnah Syam Sampaikan Pesan Khusus

oleh -60 Dilihat
Ketua Persakmi diterima langsung oleh Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi partai NasDem drg. Hj. Hasnah Syam, MARS.(,Foto Anty)
Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Perhimpunan Sarjana dan profesional Kesehatan Masyarakat Indonesia (Persakmi), diterima langsung oleh Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi partai NasDem drg. Hj. Hasnah Syam, MARS., di Rumah jabatan Bupati Barru, Rabu 7/12/2022.

Kunjungan pengurus Persakmi ini adalah
dalam rangka audiensi tentang kepengurusan, harapan dan tantangan Persakmi ke depan.

Selain itu, PP Persakmi yang dipimpin langsung ketua umum Persakmi Dr. Aminuddin Syam, SKM., MK., bermaksud untuk meminta kesediaan Bu Dokter sapaan akrab Hasnah Syam menjadi pembina di kepengurusan Persakmi Pusat, bersama dengan beberapa tokoh nasional lainnya.

Dalam sambutannya, Hasnah Syam yang juga Ketua TP PKK Barru , menyampaikan apresiasi kepada PP Persakmi atas kunjungannya di kabupaten Barru.

Sementara itu, mantan Kadis Kesehatan Barru ini menyatakan kesediaanya untuk bergabung dalam kepengurusan sebagai pembina Persakmi pusat.

“Kami siap bergabung dalam kepengurusan sebagai pembina PP persakmi dan siap juga membantu mensukseskan strategi dan arah kebijakan Persakmi kedepannya, agar menjadi satu organisasi bagi SKM”, ucapnya Hasnah.

Sebelumnya, Ketua Umum Persakmi Aminuddin Syam mengharapkan dukungan sang legislator untuk menjadikan Persakmi sebagai organisasi profesi yang menaungi sarjana kesehatan masyarakat di seluruh Indonesia.

Dijelaskan, Persakmi sebagai organisasi profesi tenaga kesehatan masyarakat dan Profesional Kesehatan Masyarakat dengan mempertimbangkan anggota yang homogen dan merupakan seminat dan seprofesi, yang ditandai dengan kesamaan mayoritas kurikulum pendidikannya.

“Hal ini selaras dengan UU 36/2014 tentang Tenaga Kesehatan, pasal 1 ayat 16, bahwa “Organisasi profesi adalah wadah untuk berhimpun tenaga kesehatan yang seprofesi”, kata Aminuddin.

Aminuddin Syam yang juga mantan Dekan FKM UNHAS berharap agar syarat STR dihapus dalam penerimaan CPNS dan PPPK kesehatan, karena SKM adalah tenaga kesehatan yang bergerak di bidang non medik.

(anty/syam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.