Iklan
Iklan

Hebat! Inflasi Susut ke Angka 1,9% Jelang Idul Adha

Padang – Pemerintah Kota Padang bergerak cepat mengamankan kantong warga menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Melalui High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Kamis (7/5/2026), Pemko Padang melaporkan keberhasilan signifikan dalam menekan laju inflasi dari angka 3% di bulan April menjadi 1,9%.

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama untuk meredam lonjakan harga yang biasanya membayangi momentum hari besar keagamaan.

“Hasil ini berkat kolaborasi bersama,” ungkap Maigus di Rumah Dinas Wali Kota.

Sementara, Dinas Perdagangan Kota Padang memprediksi adanya ledakan konsumsi rumah tangga sebesar 30% hingga 50% sepanjang Mei 2026.

Kepala Dinas Perdagangan, Fizlan Setiawan, mengungkapkan bahwa fluktuasi harga mulai terlihat pada komoditas beras Pandan Wangi, beras 42, cabai, serta bawang merah.

“Kenaikan bawang merah dipicu pasokan luar daerah yang belum stabil. Namun, untuk gula dan minyak goreng saat ini sudah mulai tenang berkat operasi pasar yang masif,” ujar Fizlan.

Guna memastikan warga tidak terbebani harga tinggi, Pemko Padang telah menyiapkan tiga lapis strategi. Strategi jangka pendek dengan menggelar Operasi Pasar Murah serentak, satu minggu sebelum Idul Adha . Operasi Pasar Murah dilakukan di wilayah Padang Utara, Kuranji, dan Koto Tangah. Selain itu, melakukan subsidi voucher CSR dan pantauan harga real-time lewat aplikasi “SiDindang” terus diperkuat.

Langkah jangka menengah yakni melakukan pengawasan harian oleh UPTD Pasar dan tindakan hukum tegas bagi spekulan. Baru-baru ini, pihak kepolisian bahkan telah membongkar praktik culas pengoplosan gas LPG sebagai bagian dari pengamanan pasokan.

Sementara strategi jangka panjang dengan melakukan pembangunan gudang logistik dan cold storage untuk memutus kendala distribusi akibat cuaca ekstrem atau bencana alam.

Meskipun distribusi logistik sempat terhambat oleh cuaca dan antrean BBM di SPBU, TPID optimis tren positif ini akan berlanjut.

“Target kita sangat jelas, menjaga angka inflasi tetap stabil di angka 1,9% atau bahkan di bawah 2% selama periode Lebaran Haji tahun ini. Sinergi adalah kunci kenyamanan masyarakat dalam beribadah dan merayakan Hari Raya,” tutup Fizlan.(Defrianto / Charlie)

Must Read

Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Related News