Minggu, Mei 26, 2024

BKKBN Sumbar Gelar Temu Kerja PKB dan Pengelola PPS di Padang Panjang

Must read

PADANG PANJANG ,dutametro.com.- Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sumatera Barat menggelar Temu Kerja Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dan Pengelola Percepatan Penurunan Stunting (PPS) Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat, Jumat (8/12) di Mifan Waterpark Padang Panjang.

Kegiatan ini meliputi Rapat Kerja, Emotional Spiritual Quotient (ESQ) serta Tim Building. Turut dihadiri Kepala Biro SDM BKKBN Pusat, Victor Hasiholan Siburian, S.E, M.Si. Diikuti 387 peserta yang terdiri dari PKB dan Satgas PPS se-Sumbar.

Kepala Perwakilan BKKBN Sumbar, Fatmawati, S.T, M.Eng menyampaikan, kegiatan ini digelar untuk meningkatkan kinerja, integritas, serta kebersamaan dalam mendongkrak capaian kinerja program Bangga Kencana (pembangunan keluarga, kependudukan dan keluarga berencana) serta percepatan penurunan stunting.

“Temanya, ‘Tumbuh Bersama’. Melalui kelas outdoor ini dapat menimbulkan semangat integritas dan kerja sama lintas sektor dalam program Bangga Kencana. Serta percepatan penurunan angka stunting di daerah masing-masing, umumnya di Sumbar,” ungkapnya.

Selain itu, tambahnya, kegiatan yang berlangsung dua hari sejak Kamis (7/12) itu, sebagai evaluasi kinerja sepanjang 2023. Serta motivasi untuk mengejar target penurunan stunting 14 persen pada 2024.

“Kita berharap melalui kegiatan ini terbangun kerja sama yang baik untuk tahun berikutnya. Saat ini angka stunting Sumbar berada diangka 25,2 persen. Masih jauh dari harapan. Dengan ESQ kita ingin menekankan, bekerja itu harus ikhlas, berkomitmen dan tidak apatis sehingga tujuan organisasi dapat tercapai. Insight-nya mereka bisa mengimplementasikan di lapangan,” ungkapnya.

Kepada PKB dan pengelola PPS, pihaknya berharap untuk tetap meningkatkan kinerja serta kerja sama dan kolaborasi dengan mitra di lapangan.

“Attitude lebih utama dari pada skill. Tetap menjaga hubungan baik dengan OPD di daerah, bekerja sama dengan baik, sehingga semua pekerjaan bisa berjalan dengan lancar,” tambahnya. (andes)

More articles

IklanIklanIklan HuT RI

Latest article