Jumat, April 12, 2024

Tim Pansus DPRD Agam Serap Aspirasi Masyarakat Pelanggan PDAM Tirta Antokan di Nagari Sungai Puar

Must read

Agam, dutametro.com-Tim Pansus DPRD Agam Serap Aspirasi Masyarakat Pelanggan PDAM Tirta Antokan di Nagari Sungai Puar.Tim Panitia Khusus (Pansus) tentang Rancangan Perumda Air Minum DPRD Kabupaten Agam menyatakan akan menggali berbagai persoalan distribusi air yang dialami warganya.

Demikian disampaikan Ketua Pansus Perumda Air Minum DPRD Agam, Drs Feri Adrianto, saat menyerap aspirasi masyarakat pelanggan PDAM Tirta Antokan di Nagari Sungai Puar, Kamis (9/3).

Selain Sungai Puar, Tim Pansus juga mengunjungi Nagari Maninjau Kecamatan
Tanjung Raya dan Nagari Lubuk Basung, pada Jumat (10/3).

Dari pantauan Humas DPRD, kerap permasalahan yang dialami masyarakat atau pelanggan PDAM hampir sama, yaitu masalah pelayanan dan pendistribusian air kurang maksimal.

Kunjungan kerja lapangan itu, juga di hadiri oleh sejumlah anggota Pansus, Kabag Umum Sekretariat DPRD Sufria Asdel Erianto beserta pendamping Pansus, Reza Arasully dan Risma Afriandi.

Dalam kunjungan itu, Tim Pansus membuka sesi tanya jawab dengan masyarakat terhadap keluhan dan persoalan pelayanan PDAM.

Salah seorang pelanggan air PDAM, Er (50) asal Sungai Puar menyampaikan aspirasinya dihadapan Tim Pansus dan Pegawai PDAM Tirta Antokan, Asrinal.

Ia meminta agar pihak PDAM lebih mendengarkan keluhan warga selama ini terhadap pelayanan air PDAM.

Terdapat empat aspirasi yang disampaikan Er mewakili masyarakat sebagai pelanggan air PDAM. Yakni, Ia meminta PDAM melalui Tim Pansus agar mengkaji ulang masalah tingginya tarif tagihan air setiap bulannya.

Ke-dua, air PDAM sering mati atau hanya hidup 2 sampai 3 kali dalam satu Minggu, sehingga kebutuhan air untuk memenuhi sehari-hari tidak mencukupi. Ke-tiga, volume air yang keluar dari keran kecil karena terlalu banyaknya sambungan pipa yang menjadi penghubung dari rumah ke rumah, sehingga air yang keluar kecil.

“Terakhir, yang menjadi permasalahan kita adalah terkait pelayanan pegawai PDAM yang kurang ramah saat menanggapi keluhan kita,” terangnya.

Menanggapi masalah tersebut, Ketua Pansus Drs Feri Adrianto, melalui Tim Pansus akan menindaklanjuti persoalan yang dialami masyarakatnya.

“Kami turun ke lapangan, untuk mendengar langsung keluhan masyarakat. Kita ingin menghadirkan sumber air yang berkualitas dengan harga terjangkau. Untuk itu, Tim Pansus dibentuk agar persoalan terhadap PDAM bisa diselesaikan secara bersama-sama pemerintah daerah maupun PDAM itu sendiri,” jelasnya.

Menurutnya, berdasarkan keterangan warga tersebut, Tim Pansus dalam waktu dekat akan menjadwalkan rapat dengan pemerintah daerah yang melibatkan pihak PDAM langsung.

Oleh sebab itu, hadirnya Perda tentang Perumda Air Minum Tirta Antokan nanti, diharapkan bisa menjawab persoalan-persoalan yang menjadi keluhan masyarakat terhadap kebutuhan air PDAM.

“Semoga apa yang dikeluhkan warga, dapat dicarikan solusinya. Karena, dalam persoalan ini kita bukan mencari siapa benar atau salah, tapi mencari solusi yang terbaik,” harapnya.

(Humas DPRD Agam)

More articles

IklanIklanIklan HuT RI

Latest article