Wabup Ahmad Fadly Sambut Baik Investor Yang Ingin Berinvestasi di Tanah Datar

Batusangkar – Pemerintah daerah kabupaten Tanah Datar menyambut baik investor yang ingin berinvestasi, dan berkomitmen untuk mempermudah investasi demi meningkatkan pembangunan dan ekonomi daerah.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly S.Psi saat rapat bersama investor dari Koperasi Permata Mulya (KPM) yang akan berinvestasi di bidang usaha pertanian dengan memanfaatkan lahan HGU PT. PASCA, Rabu (8/4/2026) di Aula Eksekutif Kantor Bupati.

Wabup tambahkan, dengan adanya keinginan dari investor untuk berinvestasi di Tanah Datar ke depannya tentunya akan mendorong percepatan pembangunan, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta kesejahteraan masyarakat.

“Saya tertarik atas niat baik dari pihak Koperasi Permata Mulya dalam paparan yang akan memanfaatkan lahan HGU PT. PASCA di Nagari Sabu Andaleh kecamatan Batipuh untuk lahan perkebunan sebagai agribisnis. Dan yang lebih menarik ini akan didukung dengan rehabilitasi narkoba, tentunya kami sangat mensupport sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku,” sampainya.

Yerkait lahan akan dilakukan pengkajian sesuai aturan yang berlaku, seperti perizinan dan terkait pendekatan dengan masyarakat, Wabup mengatakan perlu dilakukan sosialisasi terlebih dahulu. “Kami berharap ini akan terwujud sehingga akan bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar,” ujarnya.

Sementara itu, Maneger KPM Rudi Antoni, saat paparan menyampaikan KPM mengajukan sebuah Pilot Project Agroforestri Modern Triple Income di atas lahan potensial seluas 273 Hektare, dengan fokus awal penanaman 100 Hektare.

“Proyek ini bukan sekadar perkebunan konvensional, melainkan sebuah ekosistem industri pertanian terintegrasi yang memadukan komoditas bernilai ekspor (Kapulaga Hijau, Kapi Robusta Bagio, Avocado Hass) dengan tanaman keras berkelanjutan (Paulownia Hybrid & Aren Kutim),” jelasnya.

Rudi tambahkan, proyek ini juga dirancang untuk menjadi motor penggerak ekonomi baru di Tanah Datar yang akan menyerap 45 tenaga kerja lokal dan akan memberi kontribusi PAD melalui mekanisme pajak yang berlaku (PBB, pajak usaha).

“KPM dalam mengelola lahan menggunakan prinsip efisiensi maksimal dan risiko minimal, di tahun kedua/ketiga akan melakukan integrated farming, yakni peternakan, pengolahan pupuk organik ” pungkasnya.

Dr. Kusman selaku Investor dari KPM juga tambahkan bahwa di lahan tersebut juga akan dibangun panti rehabilitasi narkoba wanita dengan basis bertani. “Kami juga akan membangun Rumah Puan Pulih Inklusif (Pusat Rehabilitasi Medis – Sosial & Pemberdayaan Perempuan) untuk rehabilitasi pecandu narkoba,” ungkapnya.

Turut hadir dikesempatan Asisten Ekonomi dan Pembangunan Ten Feri, Tim TP4D Abdul Hakim, bersama pimpinan OPD dan Kepala Bagian terkait.

Must Read

Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Related News