Jumat, Juni 21, 2024

Hendak Nyalip Motor Ambulans Bawa Pasien Tabrak Tiang Telepon dan Terguling di Muratara, Pasien Lansia 109 Tewas

More articles

Muratara, Dutametro.com – Sebuah ambulans Muara Kulam yang sedang membawa pasien rujukan terguling usai menabrak tiang telepon di Jalinsum Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan. Sementara pasien yang dibawa, JB (109) tewas di tempat akibat kejadian itu.

Menurut keterangan Kasat Lantas Polres Muratara, AKP Saharudin, mengatakan “Iya kejadiannya memang benar, seorang pasien nenek-nenek meninggal dunia, sementara sopir ambulans dan penumpang lainnya masih dirawat di rumah sakit,” katanya, Selasa (9/5/2023).

Kemudian Saharuddin menyebut kecelakaan itu terjadi Senin (8/5) sore. Dimana saat itu ambulans tengah melintas dari arah Jambi menuju ke Lubuklinggau. Saat ketika kejadian, ambulans yang ditumpangi 1 sopir dan 5 penumpang itu diduga dalam kecepatan tinggi hendak menyalip motor yang ada di depannya.

Disebutkan Saharuddin, “Mobil ambulans dengan nopol BG 9022 QZ yang dikemudikan oleh Majda Himran yang datang dari arah Jambi menuju ke arah Rupit, saat melintas di jalan lurus, mobil ambulans mendahului sepeda motor di depannya, tiba tiba oleng ke kiri dan ke kanan kemudian hilang kendali dan terguling ke arah kiri jalan dan menabrak tiang kabel telepon,” katanya.

Tapi nahasnya, pasien yang hendak dirujuk pun tewas di lokasi kejadian. Sementara, sopir ambulan yang merupakan pegawai Puskesmas Muara Kulam, Rawas Ulu, Majda Himran (34) dan 4 penumpang lainnya mengalami luka dan harus dirawat di rumah sakit.

Selanjutnya ujar Saharuddin, “Pasien ini awalnya dirujuk dari Puskesmas Muara Kulam ke rumah sakit. Sehingga akibat kejadian itu sopir mengalami luka di tangan kanan-kiri, penumpang YS (56), DN (48) dan UM (64) luka di kepala dan tangan kiri, FS (44) luka di kepala, tangan-kaki kiri. Sementara pasien sendiri yang berusia 109 tahun meninggal dunia,” bebernya.

Untuk saat ini sopir dan para penumpang yang selamat masih dirawat intensif di rumah sakit. Sementara jenazah korban telah diserahkan ke pihak keluarga untuk disemayamkan. Berikut ambulans tersebut juga sudah diamankan di kantor polisi.

Dikatakannya, “Sopir dan penumpang lainnya masih dirawat, mobil ambulansnya juga sudah kita amankan di Polres. Sedangkan keluarga korban yang berduka masih fokus berbela sungkawa. Sementara pihak puskesmas dan dinkes juga sudah mendatangi rumah duka dan kantor polisi untuk berbela sungkawa dan memberikan penjelasan,” terangnya.

Selanjutnya Saharudi mengaku pihaknya belum dapat memintai keterangan lebih lanjut terhadap sopir dan penumpang lainnya. Karena selain mereka masih dirawat, pihak keluarga korban juga meminta waktu untuk dapat fokus dulu pada kepergian korban.

Disebut Saharuddin, “Belum ada penetapan (tersangka). Saat ini sopir dan penumpang lainnya masih dirawat semua. Juga keluarga korban masih berduka. Rencana Senin (15/5) nanti pemeriksaan intensif terhadap yang terlibat dalam kejadian ini akan kita laksanakan,” jelasnya.(H.A)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest