Rabu, April 17, 2024

Belum PHO, Proyek D.I Batang Hari Sudah Retak

Must read

Dikarenakan pengawas jarang di lokasi pekerjaan proyek peningkatan rehabilitas D,I batang hari kabupaten dharmasraya tepatnya di Bukit Mandawa Kenagarian Sikabau Kecamatan Pulau Punjung Sumatera Barat ,

Terlihat beton lining penahan dinding saluran irigasi yang merupakan bagian kontruksi untuk membantu atasi masalah erosi juga menghindari terjadinya longsor karena penyerapan air dan secara langsung menghemat biaya pengeluaran untuk perawatan itu,menuai sorotan dari masyarakat banyak.

Pasalnya beton lining kanal tersebut belum di munfaatkan sudah banyak yang retak,indikasi dikarenakan mutu beton tidak sesuai dengan kontrak.selain itu proyek bernilai Rp.13.654.300.000 meliyar yang di kerjakan PT.Atifah Karya Utama(AKU) tersebut coran beton lantai ketebalannya juga sangat diragukan.

Parahnya lagi sewaktu pengecoran beton lantai dasar tekesan dihampar di atas lumpur tampa dikuras dan di bersihkan lumpurnya terlebih dahulu.sementara proyek ini dibawah kepengawasan kementrian pekerjaan umum dan perumahan rakyat,direktorat jenderal sumberdaya air SNVT PJPA,WS batang hari provinsi sumatera barat yang beralamat jalan khatib sulaiman no 86 A kota padang.bernomor kontrak HK 02,03/34/BWS.SV.PJPA/WS-BH/49807/IR/III/2022.tanggal kontrak 14 maret 2022 selama 240 hari kelender,tahun anggaran 2022 sebagai konsultan pengawas PT.Vitech Pratama konsultan.

Armen salah seorang tokoh masyarakat dharmasraya,menanggapi dengan mengatakan kalau saya berpendapat pabila benar pekerjaan proyek beton lining penahan tebing saluran irigasi lokasi bukit mandawa itu belum apa apa sudah banyak terlihat beton nya yang retak.

Tentu kita menduga cara pelaksanaannya terkesan asal jadi saja.berkemungkinan juga proyek tersebut dikerjakan secara kebut tapi tidak memikirkan mutu dan kualitas.pabila benar terjadinya adukan beton tidak sesuai mutu apa yang telah dituang kan dalam kontrak tentu wajib dari pihak balai sungai yang sebagai auner pekerjaan itu harus melakukan uji mutu dan kepadatan beton sesuai dengan standar nasional indonesia.biasanya kalau pengerjaan pengecoran beton itu harus dilengkapi dengan alat yang sudah ditentukan, seperti mesin pemadat dan alat penguji ketahan beton harus ada dilokasi.

Selain itu ukuran perbandingan semen dengan pasir juga harus sesuai SNI,pengujiannya biasa pakai laboratorium dihadiri oleh para ahlinya.pabila aturan itu tidak dilakukan tentu kita menduga adanya kongkalingkong didalam pekerjaan itu,pabila pekerjaan nya tidak mengacu kepada spesifikasi yang telah di buat oleh konsulta perencanaan dengan berbagai kajian teknis dan di sepakati oleh PPK jelas pelanggaran kontrak,pabila terjadi pelanggaran kontrak tentu akan berorentasi kepada korupsi.harapan kami dari masyarakat kepada instansi selaku punya kegiatan BWS V sumatera barat sebelum pekerjaan ini di PHO harus di benahi dulu agar pekerjaan tersebut sesuai dengan harapan masyarakat benar benar terukur mutu dan kualitasnya tutur armen.

Sehingga berita ini di terbitkan kapala balai wilayah sungai sumatera barat belum di komfirmasi (tim)

More articles

IklanIklanIklan HuT RI

Latest article