PADANG, DutaMetro.com — Memasuki satu bulan sejak dipercaya sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Kajati Sulut), Dr. Ferrytass, S.H., M.Hum., Dt. Toembidjo, meluncurkan platform publikasi digital Ferrytass Official, Sabtu (10/10/2026), pukul 22.10 WIB, dari Padang, Sumatera Barat.
Peluncuran ini menandai langkah baru dalam memperluas jangkauan informasi, dokumentasi kegiatan, serta penyampaian gagasan dan refleksi pengabdian melalui pemanfaatan teknologi digital. Platform tersebut hadir dengan identitas 10·10·2026 | 22:10 WIB dan mengusung tema “One Moment. A New Digital Chapter.”
Dikembangkan oleh DTMA (Digital Technology Modern Applications), Ferrytass Official dapat diakses melalui https://official.ferrytas.com. Kehadirannya dirancang untuk melengkapi kanal news.ferrytas.com, sekaligus memperluas ruang publikasi yang memadukan dokumentasi aktivitas, pemikiran, opini, refleksi, dan perjalanan pengabdian.
BUKAN SEKADAR PUBLIKASI KEGIATAN
Ferrytass Official tidak hanya diarahkan untuk mendokumentasikan aktivitas kedinasan Ferrytass sebagai Plt. Kajati Sulut. Platform ini juga menjadi ruang untuk merekam kiprahnya dalam kehidupan adat dan budaya Minangkabau, khususnya dalam kapasitasnya sebagai Niniak Mamak atau Penghulu Adat
Cakupan publikasinya turut menyentuh berbagai kegiatan organisasi masyarakat perantau Minangkabau. Sejumlah organisasi dan komunitas, di antaranya DPP IKM, IKM Sapayuang, IKASMIN-SS, Bundo Kanduang Tuah Sakato Manado, DPD IKM Manado, Gebu Minang, serta Forum Minang Maimbau, menjadi bagian dari dokumentasi yang dihadirkan.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut memperlihatkan luasnya cakupan tema yang ingin diangkat, mulai dari aktivitas profesional, kehidupan sosial kemasyarakatan, hingga pelestarian nilai adat dan budaya. Melalui dokumentasi yang tersusun dalam satu platform, berbagai kegiatan dan pemikiran diharapkan dapat diakses masyarakat secara lebih mudah.
TEKNOLOGI DIGITAL DORONG AKSES INFORMASI
Dari sisi pengembangan teknologi, Ferrytass Official dirancang responsif agar dapat diakses melalui komputer maupun telepon seluler. Pendekatan ini memungkinkan pengunjung menjelajahi informasi tanpa harus bergantung pada satu jenis perangkat.
Salah satu fitur yang disiapkan ialah AI Text-to-Speech, yakni teknologi yang memungkinkan teks dibacakan dalam format audio. Fitur ini memberikan alternatif bagi pengunjung yang ingin menyimak konten tanpa harus membaca seluruh tulisan di layar.
Pemanfaatan teknologi tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengalaman akses informasi yang lebih fleksibel. Di tengah perkembangan komunikasi digital, penyajian konten melalui berbagai format menjadi salah satu pilihan untuk memperluas jangkauan pembaca.
Namun, nilai utama sebuah platform publikasi tidak hanya ditentukan oleh teknologi yang digunakan. Konsistensi pembaruan, ketepatan informasi, kualitas dokumentasi, serta relevansi gagasan tetap menjadi unsur penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap sebuah kanal informasi.
ADAT, KEPEMIMPINAN, DAN PENGABDIAN DALAM SATU RUANG
Selain memuat dokumentasi kegiatan, Ferrytass Official diarahkan untuk menjadi ruang publikasi yang mengangkat adat, budaya, kepemimpinan, dan pengabdian. Tema-tema tersebut membuka ruang bagi penyampaian gagasan yang tidak semata berkaitan dengan aktivitas formal, tetapi juga menyentuh nilai sosial dan kehidupan masyarakat.
Kehadiran unsur adat Minangkabau di dalam platform ini memberikan dimensi tersendiri. Nilai-nilai tradisi, peran Niniak Mamak, serta aktivitas organisasi perantau menjadi bagian dari khazanah sosial budaya yang dapat didokumentasikan dan diperkenalkan kepada khalayak lebih luas.
Di sisi lain, dokumentasi kegiatan kedinasan dan pemikiran kepemimpinan dapat menjadi catatan perjalanan pengabdian yang tersusun secara digital. Dengan demikian, platform ini memiliki ruang untuk menghubungkan aktivitas profesional, kehidupan bermasyarakat, dan pelestarian budaya dalam satu kanal publikasi.
TELAH MELALUI UJI COBA DAN PENYEMPURNAAN
Sebelum diluncurkan, platform Ferrytass Official telah melalui tahap uji coba dan penyempurnaan. Setelah peluncuran, masyarakat dapat mengakses situs tersebut untuk mengikuti dokumentasi kegiatan dan membaca tulisan terbaru yang dipublikasikan.
Ke depan, konsistensi pengelolaan konten akan menjadi faktor penting untuk memastikan platform ini tidak berhenti pada momentum peluncuran. Pembaruan informasi secara berkala, penyajian materi yang akurat, serta pengembangan fitur yang bermanfaat akan menentukan sejauh mana kanal tersebut mampu memenuhi kebutuhan pengunjung.
Peluncuran Ferrytass Official pada akhirnya menandai pembukaan babak baru dalam publikasi digital yang menghubungkan aktivitas kedinasan, nilai-nilai adat Minangkabau, kehidupan sosial, dan pemanfaatan teknologi informasi.
Melalui platform ini, dokumentasi pengabdian dan gagasan diharapkan dapat menjangkau masyarakat lebih luas, sekaligus menjadi rekam digital yang dapat ditelusuri kembali sesuai perkembangan waktu dan kegiatan yang dipublikasikan.***










