Gerbang Emas Antar Masuk 6 besar PPD

oleh -115 Dilihat

Batusangkar,dutametro – Pasca diumumkannya Kabupaten Tanah Datar masuk enam besar Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) tingkat Sumatera Barat tahun 2022, daerah yang dikenal luhak nan tuo dinilai Tim Penilai Tahap II, dilaksanakan di Aula Kantor Eksekutif, Kantor Bupati, Pagaruyung, Jumat (11/2).

PPD tahun ini, Kabupaten Tanah Datar mengangkat Inovasi “Gerbang Emas” yaitu Gerakan Pengembangan Ekonomi Masyarakat yang dimaksudkan untuk percepatan pemulihan ekonomi masyarakat dampak dari pandemi Covid-19.

Inovasi “Gerbang Emas” mengembangkan beberapa inovasi di perangkat daerah seperti Lapau Tani, Jelita (Jendela Hasil Bumi Kita), Si Putar (Sistem Informasi UMKM Tanah Datar), TTIC (Toko Tani Indonesia Centre) dan Pakan Sagara.

Wabup Richi mengatakan melalui inovasi “Gerbang Emas” rantai pemasaran akan diringkas sehingga menekan biaya distribusi suatu produk, pada akhirnya harga jual akan menjadi lebih rendah, dengan melibatkan produsen terdiri dari Petani, Pembudidaya Ikan dan UMKM.

“Lahirnya inovasi Gerbang Emas bentuk komitmen Pemerintah Tanah Datar dalam upaya meningkatkan ekonomi masyarakat pasca pandemi Covid-19, mudah-mudahan inovasi tersebut membawa Tanah Datar untuk sekian kalinya, meraih peringkat terbaik di PPD tahun ini,” ujar Wabup Richi.

Sementara itu, Kepala Baperlitbang Tanah Datar Alfian Jamrah mengatakan Kabupaten Tanah Datar masuk enam besar setelah berhasil melewati penilaian Tahap I terhadap dokumen RKPD Kabupaten/ Kota se Sumatra Barat.

“Alhamdulillah, Kabupaten Tanah Datar masuk salah satu dari 6 Kabupaten yang melanjutkan Penilaian Tahap II PPD tingkat Provinsi Sumatera Barat, tentunya ini tidak lepas dari dukungan semua pihak,” ujar Alfian Jamrah.

Turut hadir pada saat itu Sekretaris Daerah Tanah Datar Iqbal Ramadi Payana, Wakil Ketua DPRD Tanah Datar Saidani, para Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD dan tamu undangan lainnya. (prokopim/mnh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.