Ratusan Warga Nikmati Layanan Pengobatan Gratis

BREBES – Menandai berakhirnya masa bakti Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127, Kodim 0713/Brebes menggelar aksi sosial berskala besar pada hari penutupan, Rabu (11/3/2026). Selain peresmian infrastruktur, bakti sosial berupa pengobatan gratis menjadi magnet utama bagi masyarakat di lokasi sasaran.

Bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Brebes, kegiatan kesehatan ini merupakan bentuk komitmen TNI dalam memperhatikan kesejahteraan fisik warga desa pasca-pembangunan fisik dan non-fisik selama satu bulan penuh.

Layanan kesehatan yang diselenggarakan tidak hanya terbatas pada pemeriksaan umum. Tim medis gabungan dari Poskes Kodim dan tenaga kesehatan dari Puskesmas Banjarharjo menyediakan berbagai pemeriksaan laboratorium sederhana yang sangat dibutuhkan warga, antara lain:

Cek Gula Darah
Pemeriksaan Kolesterol
Cek Asam Urat
Pemeriksaan Tekanan Darah (Tensi)
Konsultasi Dokter Umum
Pemberian Obat-obatan Gratis

Dandim 0713/Brebes, Letkol Inf Ambariyantomo, S.Hub.Int., menyatakan bahwa kesehatan masyarakat merupakan pondasi penting dalam mendukung produktivitas desa setelah infrastruktur jalan dan fasilitas umum lainnya tuntas diperbaiki.

“Pembangunan yang kita lakukan di TMMD ke-127 ini bersifat holistik. Tidak hanya jalan atau rutilahu (rumah tidak layak huni) yang kita bangun, tapi juga kualitas manusianya. Melalui pengobatan gratis ini, kami ingin memastikan warga dalam kondisi fit untuk menikmati hasil pembangunan ini,” ujar Letkol Inf Ambariyantomo saat meninjau langsung antrean warga di posko kesehatan.

Kehadiran Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes dalam momentum penutupan ini menunjukkan kuatnya sinergi lintas sektoral di bawah payung TMMD. Kolaborasi ini memungkinkan ketersediaan alat medis dan stok obat-obatan yang memadai bagi seluruh warga yang datang.

“Kami sangat mengapresiasi langkah Kodim 0713/Brebes. Seringkali warga di pelosok desa sulit menjangkau fasilitas kesehatan untuk sekadar cek kolesterol atau gula darah secara rutin. Dengan adanya jemput bola seperti ini, deteksi dini penyakit tidak menular (PTM) dapat dilakukan lebih efektif,” ungkap salah satu perwakilan tenaga medis dari Dinas Kesehatan.

Antusiasme warga terlihat sejak pagi hari. Salah seorang lansia, Mbah Darmo (70), mengaku bersyukur bisa memeriksakan keluhan asam uratnya tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke kota.

“Alhamdulillah, diperiksa lengkap sama bapak-bapak tentara dan dokter. Cek tensi sama gula darah juga gratis, dapat obat juga. Sangat membantu kami yang sudah tua ini,” tuturnya singkat.

Penutupan TMMD Reguler ke-127 tahun 2026 ini menjadi bukti nyata bahwa TNI hadir di tengah-tengah masyarakat sebagai pemberi solusi. Keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari persentase fisik bangunan yang mencapai 100%, melainkan juga dari kedekatan emosional dan peningkatan taraf kesehatan masyarakat di wilayah sasaran.

Dengan tuntasnya seluruh rangkaian kegiatan pada hari ini, tonggak pembangunan di Desa Cikuya dan sekitarnya diharapkan terus berlanjut di bawah pemeliharaan warga dan Pemerintah Kabupaten Brebes.(faiza)

Must Read

Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Related News