Kamis, Mei 30, 2024

“Baju Kritis” Habib Kribo, Percaya?!

Must read

Oleh: Nazwar, S. Fil. I., M. Phil.*

Dutametro.com–“Baju Kritis” Habib Kribo, Percaya?.Tidak ada yang menyangsikan peran atau lebih tepatnya posisi seorang Habib dalam agama, bahkan di luar Islam, Habib sejatinya dikatakan sebagai “one who love” memiliki peran yang diistilahkan “holy”.

Lantas apa yang dapat dimaknai dari peran habib dalam memberi pandangan kritik atau “criticism” yang justru terkadang dipertentangkan.
Sebenarnya peran kritik, atau fungsi kritik terdapat dalam berbagai diskursus.

Tidak hendak mempertentangkan perbedaan, namun beberapa disiplin kajian kontemporer semisal Orientalisme, Islamic Studies, atau beberapa pemikiran Islam bahkan menjadikan kritik bagian dari metode keilmuan.

Perkembangan keilmuan di Barat baik bercorak sains atau sosial, humaniora justru menjadikan kritik bagian yang tidak terpisahkan sebagai metode dan pengembangan. Tidak hanya itu, metode negativitas dalam keilmuan terdapat dalam disiplin Filsafat, misalnya metode yang dikenal dengan metode Dialektika Negatif.

Dialektika biasa beranjak dari kondisi positif, berlangsung secara positif serta berakhir positif. Saking positifnya metode tersebut bahkan kata positif tidak dicantumkan, bahkan di luar disiplin Filsafat, meski menggunakan metode tersebut sebagai cara dalam suatu deskripsi, tanpa tahu metode tersebut bernama dialektika dan dari Filsafat.

Sebagai metode, dalam pergaulan atau interaksi antar sesama manusia menggunakan cara demikian.

More articles

IklanIklanIklan HuT RI

Latest article