Sabtu, Februari 24, 2024

103 Tahun TK-SD Santa Lucia Sawahlunto : Terus Mengukir Prestasi Dan Ciptakan Generasi Gemilang

Must read

Sawahlunto, dutametro.com -103 Tahun TK-SD Santa Lucia Sawahlunto : Terus Mengukir Prestasi Dan Ciptakan Generasi Gemilang. 103 tahun Sekolah Taman Kanak-kanak (TK) Sekolah Dasar (SD) Santa Lucia Kota Sawahlunto diperigati dalam bentuk syukuran dan pentas seni budaya mengangkat tema “Terus Mengukir Prestasi dan Ciptakan Generasi Gemilang” digelar di sekolah itu, Sabtu (13/1/2024).

Kepala Sekolah SD Santa Lucia Erna Manalu menyebut, perjalanan sekolah ini dalam menyelenggarakan pendidikan TK dan SD sudah memasuki 103 tahun.
“Diusia satu abad lebih ini, tentu telah banyak menghasilkan lulusan-lulusan terbaik, yang berkecimpung diberbagai bidang,” sebut dia.

Erna Manalu juga menyebut, dibalik kondisi saat ini masih bisa meraih prestasi dan berupaya untuk menjadi yang terbaik serta terus melengkapi dengan berbagai kegiatan kreatifitas seperti, kesenian, Pramuka, Tahfiz dan olahraga.
“Sekolah kita terkenal dengan multi eknis, karena terdiri dari berbagai suku dan agama. Betbagai prestasi telah banyak kita raih seperti dibidang pendidikan, dibidang seni, pramuka, olahraga, bahkan murid kita Iqwa Sania Osmond juara Takzif tingkat Sawahlunto,” ujar Erna.

Kepala Dinas Pedidikan Sawahlunto, Asril berharap TK dan SD Santa Lucia terus meningkatkan kualitas pendidikan dan terus berkonstribusi dalam meraih prestasi untuk kota ini.
“Banyak tamatan yang berprestasi yang dilahirkan kota Sawahlunto berasal dari sekolah yang telah berusia 103 ini,” kata Asril.

Ketua Komite Sekolah Charles Panatahan sangat apresiasi dukungan orang tua murid serta para guru agar proses peningkatan pendidikan terus berjalan baik, terlebih dalam mengikuti semua program dan kegiatan yang diikuti sekolah ini.

Sementara Ketua Yayasan Prayoga Padang Pardomuan Benedictus yang berkesempatan hadir sangat apresiasi dengan prestasi serta perkembangan TK-SD Santa Lucia yang tetap berkonstribusi pada pendidikan kota ini. Sesuai dengan artinya cahaya sebut Pardomuan Benedictus, bisa menjadi cahaya yang menerangkan serta memberikan harapan dari kegelapan menjadi penerang.

Disinggung terkait pengembangan sarana dan prasarana sekolah di 2025 mendatang Pardomuan Benedictus menjelaskan, bahwa pihaknya sudah merencanakan dan berkonsultasi dengan pihak Dinas Kebudayaan serta Cagar budaya dikarenakan sebagian masuk dalam cagar budaya warisan dunia Unesco.

Usai menyaksikan penampilan seni budaya dari para murid – murid para ketua Yayasan Prayoga, Kadis Pendidikan, Komiste Sekolah dan undangan lainnya menyaksikan pameran hasil prestasi dan karya murid.(rki)

More articles

IklanIklanIklan HuT RI

Latest article