Bobong | dutametro.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Taliabu bersama Pemerintah Provinsi Maluku Utara terus memperkuat ekonomi kerakyatan melalui sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang menyasar nelayan dan pelaku UMKM. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Hemungsia, Kota Bobong, Jumat (13/3/2026).
Bupati Pulau Taliabu, Salshabila Widya L. Mus, mengatakan KUR merupakan salah satu instrumen penting pemerintah untuk mendukung pengembangan usaha masyarakat, mulai dari sektor perikanan, pertanian hingga usaha rumahan.
Namun, ia menyoroti masih adanya tantangan dalam pemahaman masyarakat terkait pengelolaan dana tersebut.
“KUR ini hadir untuk membantu nelayan membeli armada atau alat tangkap, membantu petani mendapatkan bibit, hingga mendukung pedagang kecil di pasar. Namun kendala utamanya adalah pemahaman. Seringkali yang meningkat bukan usaha dagangnya, melainkan gaya hidupnya. Ini yang harus kita ubah,” ujar Bupati.
Menurutnya, dana KUR harus dimanfaatkan secara produktif. Hasil usaha yang diperoleh seharusnya diputar kembali menjadi modal agar skala usaha dapat berkembang sebelum digunakan untuk kebutuhan konsumtif yang tidak mendesak.
“Pemanfaatan KUR ini bukan untuk menutupi kekurangan, tetapi untuk mendorong dan memaksimalkan stok usaha yang dimiliki,” tegasnya.
Senada dengan itu, Wakil Gubernur Maluku Utara, H. Sarbin Sehe, menegaskan komitmen pemerintah dalam menurunkan angka kemiskinan melalui peningkatan pendapatan masyarakat.
Ia menyampaikan bahwa tugas utama pejabat negara adalah melayani rakyat serta memastikan program pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Tujuan pembangunan adalah untuk kepentingan rakyat. Kami hadir di sini untuk melayani masyarakat. Namun untuk mencapai kesejahteraan, dibutuhkan komitmen bersama, terutama kejujuran dalam penyampaian data penerima bantuan,” papar Wagub.
Ia berharap program KUR dapat berjalan seiring dengan rencana bantuan infrastruktur yang akan diberikan pemerintah, sehingga masyarakat memiliki dukungan modal sekaligus fasilitas yang memadai.
“Harapannya, masyarakat Pulau Taliabu bisa memiliki kemandirian modal melalui KUR dan didukung fasilitas alat tangkap yang memadai dari pemerintah,” pungkasnya.
(Jak)












