Kehadiran ASN Disorot, Data Tak Sinkron Langsung Dicek Ulang di Apel Pemkab Solok

Kabupaten Solok – Pemerintah Kabupaten Solok yang berkantor di Koto Baru menggelar apel gabungan perdana usai Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026 M dengan suasana penuh kedisiplinan dan penegasan kinerja, Senin (13/4/2026).

Apel tersebut dipimpin oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Solok, M. Jhoni, S.STP, M.Si, yang bertindak sebagai pembina apel.

Dalam amanatnya, M. Jhoni menegaskan bahwa kehadiran aparatur sipil negara (ASN) pada apel perdana pasca-Lebaran merupakan bentuk rasa syukur atas nikmat kesehatan dan kesempatan yang diberikan oleh Allah SWT.

“Setiap kita yang hadir hari ini adalah orang-orang yang diberikan nikmat oleh Allah SWT. Maka patut kita syukuri dengan meningkatkan disiplin dan kinerja,” tegasnya di hadapan peserta apel.

Ia mengingatkan bahwa tugas sebagai ASN bukan sekadar rutinitas, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Melaksanakan tugas adalah bagian dari ibadah. Jangan sampai kita merasa letih atau lalai. Amanah ini tidak ringan, menjadi ASN harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.

M. Jhoni juga meminta seluruh ASN untuk kembali membangun semangat kerja setelah libur Lebaran dengan lebih serius dan profesional.

“Jangan jadikan momen setelah Lebaran sebagai alasan menurunkan kinerja. Justru ini saatnya kita kembali fokus, memperbaiki yang kurang, dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Ia turut menekankan pentingnya integritas dan loyalitas dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara.

“Kita adalah pelayan masyarakat. Tunjukkan integritas, jaga nama baik institusi, dan bekerja dengan hati. Jangan hanya hadir secara fisik, tetapi kosong dalam tanggung jawab,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyinggung masih adanya ASN yang kurang disiplin, terutama dalam mengikuti apel pagi.

“Masih ada yang tidak disiplin mengikuti apel. Ini menjadi catatan. Ke depan tidak boleh terulang, karena kedisiplinan merupakan cerminan kinerja,” ujarnya.

Selain soal disiplin, M. Jhoni mengingatkan seluruh perangkat daerah bahwa saat ini masih berlangsung pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Ia meminta seluruh OPD segera melengkapi administrasi pertanggungjawaban keuangan.

“Bulan ini masih ada pemeriksaan BPK. Saya minta seluruh OPD memastikan kelengkapan SPJ sesuai dengan pekerjaan yang telah dilaksanakan. Jangan sampai ada yang terlewat karena ini menyangkut akuntabilitas kita,” katanya.

Ia juga menegaskan agar setiap ASN bekerja sesuai aturan dan tidak melakukan kesalahan administrasi.

“Kerjakan semua sesuai aturan. Jangan sampai ada temuan hanya karena kelalaian kita sendiri. Kita harus siap dan transparan dalam setiap pemeriksaan,” tambahnya.

Apel kali ini juga diwarnai ketegasan pembina apel dalam memastikan akurasi data kehadiran. M. Jhoni langsung memerintahkan penghitungan ulang jumlah peserta apel setelah mendapati ketidaksesuaian antara laporan kehadiran dengan kondisi di lapangan.

Langkah tersebut menjadi sorotan sekaligus pesan kuat bahwa kedisiplinan ASN, termasuk dalam hal kehadiran, akan diawasi secara serius dan tidak sekadar formalitas.

“Jika laporan tidak sesuai dengan kondisi di lapangan, berarti ada yang harus diperbaiki. Data harus akurat dan tidak boleh hanya formalitas,” ujarnya.

Apel perdana ini menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Solok untuk memperkuat kembali komitmen kerja, disiplin, serta integritas ASN pasca libur panjang Lebaran, sekaligus memastikan roda pemerintahan berjalan optimal dan akuntabel. Yase

Must Read

Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Related News