Tanah Datar – Dalam upaya memperkuat kolaborasi, pertukaran informasi, serta pengembangan inovasi daerah, Bupati Tanah Datar Eka Putra melakukan dialog bersama Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, di sela kegiatan silaturahmi dan pertandingan mini soccer antara Pemkab Tanah Datar dan Pemko Pekanbaru, Sabtu (11/4/2026) malam.
Pertemuan tersebut membahas berbagai isu strategis, mulai dari penanganan masalah sosial, peningkatan kualitas pelayanan publik, hingga upaya mendorong inovasi daerah dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Salah satu inovasi yang menjadi perhatian adalah layanan Tim Reaksi Cepat (TRC) Pekanbaru Aman 112, yang dinilai mampu memberikan respons cepat terhadap berbagai persoalan masyarakat.
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menjelaskan bahwa inovasi TRC Pekanbaru Aman 112 merupakan bagian dari transformasi layanan publik di Kota Pekanbaru.
“Layanan ini memudahkan masyarakat dalam mengatasi berbagai persoalan. Cukup dengan menghubungi 112, masyarakat bisa mendapatkan layanan kedaruratan secara cepat,” ujarnya.
Ia menambahkan, layanan tersebut beroperasi selama 24 jam dan terintegrasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD), seperti Dinas Kominfo, BPBD, Damkar, Dinas Perhubungan, serta bekerja sama dengan pihak kepolisian dan instansi terkait lainnya.
“Melalui sistem ini, berbagai keluhan masyarakat dapat ditangani secara cepat, tepat, dan terkoordinasi,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Tanah Datar Eka Putra mengapresiasi inovasi layanan pengaduan masyarakat tersebut. Menurutnya, sistem TRC Pekanbaru Aman 112 memiliki potensi besar untuk meningkatkan efektivitas pelayanan publik.
“Kita melihat inovasi ini sangat baik. Tentunya perlu kita pelajari lebih lanjut apakah memungkinkan untuk diterapkan di Kabupaten Tanah Datar, dengan penyesuaian terhadap kebutuhan daerah,” ujar Bupati.
Bupati juga meminta Dinas Kominfo Tanah Datar untuk mengkaji lebih mendalam sistem tersebut, sekaligus menjalin koordinasi dengan Dinas Kominfo Pekanbaru sebagai langkah awal kolaborasi.
Diharapkan, melalui sinergi antar daerah ini, pelayanan publik di Kabupaten Tanah Datar dapat semakin optimal, responsif, dan berbasis inovasi.















