PURBALINGGA – Suara dentuman mesin molen yang terus berputar di lokasi TMMD Reguler ke-128 Kodim 0702/Purbalingga seolah menjadi irama penyemangat bagi personel Satgas dan warga Desa Krangean, Kecamatan Kertanegara, Kabupaten Purbalingga dalam menuntaskan pembangunan rabat jalan desa.
Ditengah terik matahari dan padatnya aktivitas pengerjaan, putaran molen tak pernah berhenti mengaduk campuran semen, pasir dan split demi mempercepat penyelesaian sasaran fisik program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).
Sejak pagi hari, suasana di lokasi pembangunan tampak penuh semangat. Sejumlah anggota Satgas TMMD bersama warga bahu-membahu menyiapkan material, menuangkan adukan, hingga meratakan rabat beton di sepanjang jalan yang sedang dibangun. Kehadiran molen menjadi salah satu peralatan utama yang sangat membantu percepatan pekerjaan di lapangan.
Putaran molen yang terus bekerja tanpa jeda bukan hanya sekedar alat pengaduk material, akan tetapi menjadi simbol semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat. Setiap putarannya menghadirkan harapan baru bagi warga yang selama ini mendambakan akses jalan yang lebih baik untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Serda Mujiono, salah satu anggota Satgas TMMD mengatakan, bahwa penggunaan molen sangat membantu efektivitas dan kualitas pengerjaan rabat jalan. Menurutnya, percepatan pembangunan harus terus dilakukan agar seluruh target pekerjaan dapat selesai tepat waktu.
“Dengan adanya molen ini pekerjaan menjadi lebih cepat dan hasil adukan juga lebih merata. Kami bersama warga terus semangat bekerja supaya jalan ini segera bisa dimanfaatkan masyarakat,” ujar Serda Mujiono disela kegiatan pembangunan, pada Rabu (13/5/2026).
Ia menambahkan, kebersamaan antara Satgas dan warga menjadi energi tersendiri dalam setiap proses pengerjaan. Meski harus bekerja sejak pagi hingga sore hari, semangat gotong royong tetap terjaga demi mewujudkan pembangunan desa yang lebih maju.
“Kini, perlahan namun pasti, rabat jalan yang dibangun mulai tampak membentang rapi. Jalan yang sebelumnya sulit dilalui saat musim hujan diharapkan segera berubah menjadi akses yang lebih nyaman dan aman bagi masyarakat,” ucap Serda Mujiono.
Sementara itu, Danki Satgas TMMD Kapten Cke Kamiyono turut menjelaskan, bahwa percepatan pembangunan rabat jalan menjadi salah satu prioritas utama dalam program TMMD Reguler ke-128. Infrastruktur jalan yang baik dinilai akan memberikan dampak besar bagi peningkatan perekonomian dan mobilitas masyarakat desa.
“Pembangunan rabat jalan ini kami kebut agar manfaatnya segera dirasakan warga. Putaran molen yang terus bekerja menjadi tanda bahwa semangat Satgas TMMD dan masyarakat masih terus menyala demi kemajuan desa,” jelas Kapten Cke Kamiyono.
Menurutnya, kekompakan antara personel Satgas dan masyarakat menjadi kunci utama kelancaran pembangunan di lapangan. Dukungan warga yang turut membantu pengerjaan setiap hari membuat proses pembangunan berjalan lebih cepat dan penuh kebersamaan.
“Program TMMD di Desa Krangean sendiri tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik semata, akan tetapi memperkuat hubungan emosional antara TNI dan rakyat. Kebersamaan yang terjalin selama proses pembangunan menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong masih terus hidup di tengah masyarakat,” imbuhnya.
Dibalik setiap meter rabat beton yang terpasang, terdapat kerja keras, keringat, serta semangat kebersamaan yang terus menyatu dalam putaran molen di lokasi TMMD. (Faiza)




















