Minggu, Mei 26, 2024

Melawan Saat Diperkosa, Pelaku Tikam Guru SD di Kalsel Sebanyak 15 Kali

Must read

Hulu Sungai Selatan, Dutametro.com – Seorang guru Sekolah Dasar (SD) inisial ST (25) jadi korban penikaman oleh Pria berinisial RM (23) di Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan (Kalsel). Korban ditikam sebanyak 15 kali lantaran melawan saat hendak diperkosa oleh pelaku.

Adapun peristiwa penganiayaan itu terjadi di rumah korban di Desa Angkinang, Kecamatan Angkinang, HSS pada Selasa (11/4) sekitar pukul 23.45 Wita. Saat kejadian, korban sedang sendiri di rumah.

Menurut keterangan Kapolsek Angkinang Ipda Saiful Fakri, mengatakan “15 luka tusukan. Ada di tangan, dada, hingga paha,” ujarnya, Kamis (13/4/2023).

Kemudian Saiful menjelaskan, awalnya pelaku masuk ke rumah korban melalui pintu belakang. Setelah itu, pelaku langsung mendatangi korban di kamarnya.

Disebutkan Saiful, “Pelaku masuk rumah dari pintu belakang rumah korban dengan cara mencongkel kunci. Dan langsung masuk ke kamar korban,” terangnya.

Selanjutnya pelaku mengancam korban menggunakan pisau agar menuruti hawa nafsunya. Namun pelaku melawan dan lari ke kamar mandi.

“Pelaku langsung naik di ranjang dan mengancam korban dengan pisau sedangkan korban tetap melawan dan langsung lari ke kamar mandi,” ujarnya.

Namun pelaku tak tinggal diam, dia mengejar korban ke kamar mandi. Setelah itu pelaku menganiaya korban menggunakan pisau yang dibawanya karena kesal korban tak mau diajak berhubungan badan.

Saiful mengatakan, “Di WC tersebutlah korban kemudian dianiaya karena tidak mau diajak berhubungan. Mungkin tersangka dalam keadaan mabuk,” kata Saiful.

Kemudian Saiful melanjutkan, korban yang melawan berhasil merebut pisau yang digunakan pelaku. Selanjutnya korban yang telah ditikam pelaku langsung lari ke rumah keluarganya.

“Korban sempat merebut pisau tersangka dan korban langsung lari ke rumah keluarganya. Akibatnya korban mengalami 15 luka tusukan berdasarkan pemeriksaan di rumah sakit,” terangnya.

Sehingga akibat perbuatan pelaku, korban harus menjalani perawatan di rumah sakit. Selain menderita luka tikaman, korban juga trauma atas peristiwa tersebut.

Selanjutnya imbuh Saiful, “Kemarin masih di ruang ICU, (hari ini) sudah pindah di ruang rawat inap. Polisi belum bisa melakukan pemeriksaan karena korban masih merasa trauma juga,” imbuhnya.

Pelaku dan Korban Bertetangga

Saiful mengatakan pelaku ditangkap di sekitar rumah korban di Desa Angkinang, Kecamatan Angkinang, HSS pada Rabu (12/4) sekitar pukul 02.00 Wita. Polisi membekuk pelaku tak lama setelah kejadian.

Dijelaskan Saiful, “Tersangka inikan lari. Setelah identitasnya diketahui, anggota menyebar di sekitar TKP, pada pukul 02.00 pelaku ditangkap di jalan,” terangnya.

Selanjutnya Saiful mengatakan pelaku dan korban sebenarnya bertetangga. Pelaku kemudian memanfaatkan situasi saat korban sendiri di rumah.

Saiful menuturkan, “Mereka tetangga. Pelaku diamankan malam itu juga,” ujarnya.(H.A)

More articles

IklanIklanIklan HuT RI

Latest article