Selasa, Juli 16, 2024

Jadi Duta Wisata Sawahlunto, 10 Pelajar Ikuti ASEAN Edu Tourism Workshop di Malaysia

More articles

Sawahlunto, dutametro.com – Sebanyak 10 orang pelajar dari Kota Sawahlunto, Sumatera Barat mengikuti ASEAN Edu Tourism Workshop 2024 di Malaysia.10 orang pelajar Sawahlunto ini terdiri dari lima orang dari SMA Negeri 1, tiga orang dari SMA Negeri 2 satu orang dari SMA Negeri 3 dan satu orang dari SMK Negeri 1 Sawahlunto itu dilepas secara resmi oleh Penjabat (Pj) Wali Kota, Fauzan Hasan di Balaikota setempat, Jumat (14/6/2024).

Pj Fauzan berpesan berpesan agar mereka dapat menjaga sikap dan tindakan dengan baik selama di negara tetangga itu. Kepada pendamping Fauzan Hasan mengamanahkan agar dapat mengawasi dan membantu para pelajar itu terutama untuk kesehatan dan perilaku sehari-hari.
“Adik-adik di sana menjadi cermin dari Sawahlunto dan Indonesia. Baik tidaknya berperilaku akan menjadi cerminan secara keseluruhan nama bangsa ini. Kalau adik-adik berperilaku tidak baik maka orang akan menganggap Indonesia juga tidak baik. Makanya diharapkan dik-adik bisa mengemban amanah menjadi duta Sawahlunto dan Indonesia yang baik,” kata dia.

Sementara Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Sawahlunto Eko Novianto menyampaikan kegiatan mengirimkan pelajar ke Malaysia tersebut merupakan kolaborasi bersama antara Persatuan Homestay Sawahlunto, Provinsi Sumatera Barat dan Negeri Trengganu Malaysia.
“Disana para pelajar kita ini akan belajar tentang bagaimana pengelolaan homestay, pariwisata dan pendidikan di Trengganu Malaysia. Sekaligus membawa misi menjadi duta wisata Sawahlunto, yakni mempromosikan kekayaan wisata dan sejarah kota kepada masyarakat di Malaysia,” sebut Eko.

Eko juga menyebut, 10 orang pelajar Sawahlunto itu akan berada di Malaysia sejak 24 – 28 Juni 2024 nanti. Dengan sejumlah lokasi pembelajaran seperti di Universitas Malaysia Trengganu, Universitas Sultan Zainal Abidin dan Museum Negeri Trengganu. Dan antusias pelajar Sawahlunto untuk mengikuti program ini Eko menyebut cukup tinggi, yang dilihat dari jumlah pendaftar yang ikut melebihi kuota dan harus dilakukan seleksi.(rki)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Latest