Kamis, Juni 13, 2024

Milad ke-8 MP3-D Diharapkan Menjadi Wadah Menciptakan Manusia Qur’ani

Must read

Dharmasraya ,dutametro.com. – Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, diwakili Sekretaris Daerah, Adlisman, menghadiri acara Milad ke-8 Majelis Pimpinan Pondok Pesantren (MP3-D) Kabupaten Dharmasraya, di Ponpes Tarbiyah Islamiyah Pulai. Acara ini dilaksanakan pada hari Rabu, (15/02/23).

Dalam kegiatan tersebut juga turut dihadiri oleh unsur Forkopimda, Kepala Kantor Kementerian Agama, Ketua MUI Dharmasraya, Pengurus Majelis Pimpinan Pondok Pesantren (MP3-D) se-Kabupaten Dharmasraya dan undangan lainnya.

Sementara itu dalam sambutannya, Adlisman menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas berlangsungnya Milad ke-8 Majelis Pimpinan Pondok Pesantren (MP3-D) Kabupaten Dharmasraya ini.

Tampak Sekdakab Dharmasraya, Adlisma memberikan sambutan dalam acara Milad ke-8 Pengurus Majelis Pimpinan Pondok Pesantren (MP3-D) di Ponpes Tarbiyah Islamiyah Pulai, Rabu (15/02/2023)

Selanjutnya dikatakan Adlisman, “Semoga acara milad ini menjadi suatu wadah dan sarana menuju ke arah penyempurnaan, kemajuan dan pengembangan lembaga-lembaga Pendidikan Pondok Pesantren se-Kabupaten Dharmasraya. Khususnya dalam membentengi moralitas umat Islam dari gerusan kemajuan modern yang cenderung ke arah liberalism,” katanya.

Kemudian selain itu, Sekda juga berharap agar peranan Pondok Pesantren sebagai lembaga sosial dan pendidikan harus mampu melakukan perubahan di tengah-tengah masyarakat dan lingkungannya kearah transformasi nilai-nilai moral keagamaan dan kebangsaan. Pondok pesantren tidak hanya menciptakan manusia yang cerdas secara intelektual, spiritual dan emosional.

Akan tetapi lebih dari itu, bagaimana menciptakan manusia yang bertaqwa kepada Allah SWT, beramal saleh, berbudi luhur, berbadan sehat, berpengetahuan luas, berwiraswasta dan cinta tanah air. Sehingga kelak santri-santri di Kabupaten Dharmasraya benar-benar menjadi manusia yang cerdas moral spiritualnya, cerdas emosional, cerdas intelektual, cerdas lingual dan memiliki karakter yang kuat dan hebat. Serta memiliki kepribadian yang berkualitas dunia dan akhirat.

“Alhamdulillah, Pondok Pesantren ini telah banyak memberikan kontribusi dalam memajukan dan mengembangkan dunia pendidikan serta menjadikan masyarakat yang agamais di Kabupaten Dharmasraya. Untuk itu, kami patut mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan yang tulus serta apresiasi yang tinggi. Semoga semua Pondok Pesantren yang berada di Kabupaten Dharmasraya menjadi pondok pesantren unggulan di Provinsi Sumatera Barat dan menjadi rule model bagi pondok pesantren di seluruh Ranah Minang tercinta,” harapnya.

Sedangkan keberadaan pondok pesantren juga tidak lepas dari tantangan keulamaan dalam masyarakat yang sedang berubah. Kemudian seiring dengan peningkatan modernisasi, kehidupan masyarakat dan bangsa Indonesia pun terus berubah dan berdampak pada pola pengamalan keagamaan yang lebih rasional dan fungsional. Sebagai implikasi dari hal ini adalah otoritas keulamaan harus berhadapan dengan aneka tuntutan masyarakat pada seluruh aspek kehidupan yang condong pragmatis dan mengeyampingkan nilai-nilai esensial dan moral keagamaan.

Maka oleh karena itu, dapat dipahami jika di tengah-tengah masyarakat yang berubah tersebut diperlukan upaya penyegaran dan pembaharuan pemahaman ajaran agama sejalan dengan tuntutan aktual masyarakat. Tanpa meninggalkan nilai-nilai moral spiritual yang telah menjadi pegangan ditengah umat. Pada saat yang bersamaan, juga perlu dilakukan berbagai upaya, inovasi baru yang mengarah kepada spiritualisasi dalam berbagai segi kehidupan.

Namun demikian, ada satu hal yang perlu kita catat dan garisbawahi, yaitu betapapun besarnya perubahan yang melanda pondok pesantren itu, pondok pesantren harus tetap istiqamah, berintegritas dan memiliki komitmen yang jelas, sebagai lembaga pendidikan agama Islam dan juga sebagai tempat pengkaderan ulama dan tempat berkumpulnya orang-orang saleh.

Kemudian Adlis juga menyampaikan, “Besar harapan kita kepada lembaga pondok pesantren di Kabupaten Dharmasraya, kiranya mampu melahirkan ulama-ulama intelek dan para intelektual ulama yang mampu mengajak umat kearah yang lebih baik. Mewujudkan kebahagiaan di dunia dan kesejahteraan di akhirat kelak,” pungkasnya.

Sedangkan MP3-D periode 2023 hingga 2028 diantaranya adalah Dewan Pertimbangan, KH. Moch. Chozien Adnan. Anggota, Buya H. Hamzah Bilal, Buya H. Aminullah Salam, KH. Nur Kholidin, Kiyai Muhyidin. Pengurus Harian, Ketua M. Syukri Rijal, Wakil Ketua Habiburrohman, Wakil Ketua 2 Asno Minanda Dt. Bondo Rajo, Sekretaris Jamal Oktopa, Bendahara Tarmizi. Dengan anggota MP3-D adalah seluruh pimpinan dan badal pondok pesantren yang tergabung dalam MP3-D.(***)

More articles

IklanIklanIklan HuT RI

Latest article