Iklan
Iklan

Pastikan Hunian Kokoh dan Tahan Lama, Penganyaman Besi Pondasi Rumah Bapak Yulianto Berjalan Teliti

OKU TIMUR, — Satuan Tugas TMMD Ke-130 Kodim 0403/OKU secara resmi memulai tahap pengerjaan fisik Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Yulianto (54), warga Desa Mangulak, Kecamatan Madang Suku I, Kabupaten OKU Timur. Pada hari kedua pelaksanaan program, Kamis (15/10), personel Satgas fokus melaksanakan penganyaman besi sebagai kerangka pondasi, yang menjadi fondasi utama agar bangunan nanti kokoh, kuat, dan tahan lama ditempati.
Terlihat para personel Satgas bekerja secara teliti dan penuh ketelatenan di lokasi. Beberapa anggota duduk berkelompok menganyam dan mengikat besi tulangan menjadi kerangka pondasi dengan ukuran dan jarak yang presisi, sementara yang lain menyiapkan bahan-bahan pendukung, mengukur panjang pipa dan rangka, serta memastikan seluruh material siap digunakan. Setiap sambungan diikat dengan kuat agar struktur bangunan mampu menopang beban dinding dan atap secara optimal. Pekerjaan ini dilakukan langsung di halaman rumah, dikerjakan secara gotong royong dengan penuh semangat, meskipun cuaca terasa cukup panas.
Bapak Yulianto (54), pemilik rumah yang direhabilitasi, menyambut gembira dimulainya pengerjaan tahap awal ini:
“Saya tidak menyangka rumah saya akan diperbaiki sedemikian rupa, mulai dari pondasi dikerjakan sekuat ini. Selama ini saya tinggal di rumah yang kondisinya sudah memprihatinkan, namun saya belum mampu memperbaikinya. Melihat Bapak-bapak TNI bekerja dengan teliti dan sungguh-sungguh sejak pagi, saya sangat terharu dan berterima kasih. Saya berdoa semoga mereka semua sehat dan selamat, serta pekerjaan ini berjalan lancar sampai selesai, sehingga saya dan keluarga dapat menempati rumah yang layak, aman, dan nyaman,” ujar Bapak Yulianto dengan wajah penuh syukur.
Hingga pukul 16.00 WIB, kemajuan pengerjaan rumah milik Bapak Yulianto tercatat sebesar 3 persen, yang menandakan pekerjaan masih dalam tahap persiapan dan pembuatan kerangka pondasi. Hal ini wajar mengingat penganyaman besi memerlukan ketelitian tinggi agar fondasi rumah benar-benar kuat. Pengerjaan akan dilanjutkan secara bertahap ke tahap pengecoran pondasi, pembangunan dinding, hingga pemasangan atap dan lantai, sehingga seluruh bangunan menjadi hunian yang sehat dan layak bagi keluarga Bapak Yulianto.
Dansatgas TMMD Ke-130 Kodim 0403/OKU, Letkol Arh Yusuf Winarno, S.I.P., M.Han., menegaskan bahwa ketelitian pada tahap awal ini menjadi kunci kualitas bangunan secara keseluruhan.
“Kami tidak membangun sekadar untuk selesai, tetapi membangun agar awet puluhan tahun ke depan. Penganyaman besi pondasi ini adalah fondasi kekuatan rumah Bapak Yulianto. Setiap ikatan, setiap ukuran kami perhatikan dengan saksama, karena inilah wujud pengabdian kami kepada masyarakat memberikan hasil yang terbaik, kokoh, dan aman. Semoga rumah ini menjadi tempat tinggal yang membawa kebahagiaan dan kesejahteraan bagi keluarga Bapak Yulianto,” tegas Letkol Arh Yusuf Winarno.
Pengerjaan RTLH ini menjadi salah satu program unggulan yang menyentuh langsung kehidupan warga, di mana total 5 unit rumah akan direhabilitasi secara bertahap. Kerja keras dan ketelatenan personel di lokasi Bapak Yulianto menjadi contoh nyata bahwa kehadiran Satgas TMMD benar-benar hadir untuk membantu warga yang membutuhkan, membangun bukan hanya bangunan, melainkan harapan dan kesejahteraan bersama.(Zafa)

Must Read

Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Related News