34 Warga Binaan Lapas Padang Diberi Kesempatan Kembali Ke Masyarakat Lewat Kebebasan Bersyarat

Padang,Dutametro.com.-Sebanyak 34 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Padang resmi menerima pembebasan bersyarat pada Jumat (15/11/2024). Keputusan ini diambil setelah melalui proses evaluasi yang mendalam oleh Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) yang menilai perilaku, prestasi, serta kesiapan mereka untuk kembali berinteraksi dengan masyarakat.

Kepala Lapas Padang, Junaidi Rison, menjelaskan bahwa keputusan pembebasan bersyarat ini merupakan hasil dari sidang yang melibatkan evaluasi menyeluruh terhadap para WBP. “Tim Pengamat Pemasyarakatan mengevaluasi dengan cermat perilaku, prestasi, dan kesiapan mereka untuk melanjutkan kehidupan di luar Lapas,” ujar Junaidi dalam keterangannya.

Junaidi mengungkapkan bahwa ke-34 WBP tersebut telah mengikuti berbagai program pembinaan di Lapas Padang. Program ini bertujuan untuk memberikan keterampilan hidup, pengetahuan, serta membentuk sikap positif yang mendukung mereka dalam beradaptasi dengan kehidupan masyarakat setelah bebas.

“Pembebasan bersyarat bukanlah hak yang mudah didapatkan. Keputusan akhir ada pada Tim Pengamat yang mempertimbangkan berbagai aspek dengan hati-hati. Hanya mereka yang terbukti siap menjalani kehidupan di luar Lapas yang dapat memperoleh kebebasan ini,” tambahnya.

Setelah keputusan ini diproses, para WBP yang dibebaskan bersyarat akan melapor ke Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Padang untuk menjalani status sebagai klien pemasyarakatan. Mereka wajib melakukan pelaporan rutin dan mematuhi ketentuan hingga masa pidana mereka berakhir.

“Pembebasan bersyarat ini mengharuskan mereka menjalani minimal dua pertiga masa pidana dan tetap melapor sampai masa pidana selesai. Mereka tidak bebas begitu saja, tetapi tetap dalam pengawasan,” jelas Junaidi.

Lebih lanjut, Junaidi menekankan bahwa selama menjalani program pembebasan bersyarat, para WBP wajib menunjukkan perilaku yang baik dan dapat dipercaya dalam kehidupan sosial mereka. Ia juga menyampaikan pesan kepada para WBP yang telah memperoleh pembebasan bersyarat.

“Selama di Lapas, kalian telah melalui berbagai proses pembinaan yang memberi banyak pelajaran. Kini saatnya menerapkan pelajaran-pelajaran tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Tunjukkan bahwa kalian telah berubah menjadi pribadi yang lebih baik, lebih bertanggung jawab, dan lebih siap menghadapi tantangan di luar sana,” kata Junaidi.

Ia juga mengingatkan para WBP untuk tidak membiarkan kesalahan masa lalu mendefinisikan siapa mereka sekarang. “Teruslah belajar dan berusaha keras. Jadilah contoh yang baik bagi keluarga, masyarakat, dan diri sendiri. Kami percaya, dengan niat yang tulus dan usaha yang gigih, kalian dapat meraih kehidupan yang lebih baik,” harap Junaidi.

Must Read

Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Related News