KOTAMOBAGU, DutaMetro.com — Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, Sp.M., mengimbau seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau. Cuaca panas disertai kondisi lingkungan yang kering dapat memperbesar risiko kebakaran, baik di kawasan permukiman maupun lahan terbuka.
Imbauan ini menjadi peringatan penting bagi masyarakat agar tidak menganggap remeh ancaman kebakaran, terutama ketika suhu udara meningkat dan vegetasi serta material di sekitar lingkungan mudah terbakar. Kelalaian kecil dapat berujung pada kebakaran yang mengancam keselamatan jiwa, merusak rumah, serta menimbulkan kerugian material.
Wali Kota menekankan pentingnya kesadaran dan peran aktif masyarakat dalam melakukan langkah-langkah pencegahan. Kewaspadaan harus dimulai dari lingkungan rumah masing-masing, termasuk memastikan penggunaan kompor dan peralatan listrik secara aman serta tidak meninggalkan sumber api tanpa pengawasan.
Masyarakat juga diimbau tidak membakar sampah sembarangan, membuka lahan dengan cara membakar, atau membuang puntung rokok di area yang mudah terbakar.
Dalam kondisi lingkungan yang kering, api dapat dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan apabila tidak segera ditangani.
Selain itu, warga diharapkan memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman serta menjauhkan bahan-bahan mudah terbakar dari sumber panas. Pemeriksaan sederhana terhadap kondisi rumah dan lingkungan dapat menjadi langkah awal untuk mencegah terjadinya kebakaran.
Kewaspadaan kolektif juga sangat diperlukan. Apabila masyarakat melihat titik api atau tanda-tanda kebakaran, warga diminta segera melaporkannya kepada petugas terkait agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin sebelum api meluas.
Pemerintah Kota Kotamobagu mengingatkan bahwa pencegahan kebakaran bukan semata-mata tanggung jawab pemerintah atau petugas pemadam kebakaran, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Jangan menunggu api membesar baru bertindak. Kesadaran, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap lingkungan menjadi kunci untuk menekan risiko kebakaran selama musim kemarau.Masyarakat diharapkan menjadikan imbauan ini sebagai perhatian serius demi melindungi keselamatan keluarga, menjaga lingkungan, dan mencegah kerugian yang dapat terjadi akibat kebakaran.***










