Sawahlunto,dutametro.com – Memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 27 Rajab 1447 H, masjid Quba Sungai Durian Kelurahan Durian II Kecamatan Barangin Kota Sawahlunto gelar tabligh Akbar dengan penceramah Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sawahlunto Fadlih Rifenta.
Ustad Fadlih Rifenta mengungkap dibalik peristiwa Isra dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW, adalah untuk menghibur dan menenangkan hati nabi Muhammad SAW yang tengah berduka dan bersedih hati karena sang paman Abu Thalib dan istrinya Khadijah meninggal dunia.
“Dari perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha dan Sidratul Muntaha, mendapat hadiah perintah sholat lima waktu sehari semalam. Disini istimewa dan sangat pentingnya ibadah sholat, karena langsung dijemput kepada Allah SWT tanpa perantara Jibril seperti ibadah lainnya,” jelas ustadz Fadlih Rifenta.
Disampaikan ustadz Fadlih, betapa pentingnya ibadah sholat dalam tatanan kehidupan Muslim. Sholat satu -satunya ibadah yang langsung dijemput kepada Allah SWT, tidak seperti puasa, zakat dan naik haji yang diperintahkan melalui wahyu.
“Kalau kita sholat hidup kita diberkati , untuk itu Jangan pernah tinggalkan sholat ,” tegas ustadz Fadlih Rifenta.
Ketua masjid Quba Sungai Durian H. Sumanto menyebut, kegiatan ini merupakan bentuk upaya mengenang perjalanan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang memiliki makna sangat penting bagi umat Muslim, karena peristiwa ini merupakan salah satu momen penting dalam sejarah Islam dan merupakan tanda kebesaran Allah SWT.
“Sekaligus merajuk silaturahmi antar jamaah Masjid yang ada disekitar masjid Quba,” kata dia.(riky)



