Sabtu, Mei 25, 2024

Mandor Tewas Usai Dipukul Kayu oleh Anak Buah, Pelaku Bawa Kabur Motor Korban

Must read

Indragiri Hulu, Dutametro.com – Seorang pria bernama Suyanto asal Indragiri Hulu (Inhu), Riau, tewas bersimbah darah setelah kepalanya dipukul dengan kayu oleh anak buanya. Korban merupakan seorang mandor atau kepala tukang.

Menurut keterangan Kapolres Inhu AKBP Dodi mengatakan insiden bermula saat korban mendapat borongan renovasi rumah. Lalu korban mengajak tukang bernama Irwan dan Wira.

Selanjutnya Dodi mengatakan, “Sabtu (15/4) korban dan dua anak buah dia merehab atau renovasi rumah warga yang ada di Pangkalan Kasai, Belilas. Ya korban ini mengajak 2 tukang,” ujarnya, Senin (17/4/2023).

Kemudian pada pukul 08.00 WIB mereka sudah mulai mengerjakan renovasi rumah milik warga bernama Alam. Mereka mengecat hingga membobol ruangan untuk dirapikan bagian yang lapuk.

Selanjutnya pukul 12.00 WIB ketiganya pun istirahat selama satu jam. Lalu pelaku Irwan dan Wira pulang ke rumah untuk makan siang.

Dodi menyebutkan, “Pukul 13.00 WIB mereka kembali bekerja untuk melanjutkan pekerjaan perbaikan rumah tersebut. Selanjutnya sekitar pukul 16.00 WIB, pelaku tiba-tiba memukul kepala korban pakai kayu,” katanya.

Maka akibat pukulan keras, korban tersungkur. Sementara pekerja lain yang melihat kejadian itu langsung kabur minta bantuan warga.

Sehingga tidak lama kemudian, warga sekitar dan Bhabinkamtibmas datang ke lokasi untuk melihat korban. Namun sayangnya korban sudah tewas dengan posisi berlumuran darah.

Dikatakan Dodi,”Ditemukan korban tewas dengan kondisi tertelungkup di lantai dengan kepala banyak mengeluarkan darah dan kondisi korban sudah tidak bergerak lagi. Sedangkan pelaku juga sudah tak ada lagi di tempat tersebut,” ujarnya.

Diduga pelaku diduga kabur dengan membawa sepeda motor Scoopy milik korban. Bahkan saat diperiksa seluruh berang berharga milik korban juga tidak ditemukan.

Dodi juga menuturkan, “Kita sudah ke rumah pelaku di Siberida, kondisi rumah tidak berpenghuni. Saat ini masih dicari dan motif belum diketahui,” katanya.(H.A)

More articles

IklanIklanIklan HuT RI

Latest article